Ada Perang Bunga DPK, Bank Banten Siapkan Strategi Akhir Tahun

Ada Perang Bunga DPK, Bank Banten Siapkan Strategi Akhir Tahun Ada Perang Bunga DPK, Bank Banten Siapkan Strategi Akhir Tahun

Progresnews.com, Serang -- Sejumlah bank kecil termasuk PT Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten mengakui jika perebutan dana masyarakat di pasar semakin ketat. Hal tersebut terjadi seiring pesatnya pertumbuhan kredit yang tidak diikuti dengan kenaikan dana pihak ketiga (DPK). 

Dirut Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan tren DPK untuk BPD tergolong unik. Sebabnya, pada penghujung tahun bank daerah harus tetap berburu dana ritel.

"Hal tersebut lantaran posisi giro Pemda pada akhir tahun mengalami penurunan, dikarenakan pembayaran realisasi anggaran APBD yang jatuh tempo di akhir tahun," ujar Fahmi 

Karenanya kata Fahmi, untuk strategi pendanaan di Bank yang dipimpinnya itu, Pada akhir tahun akan melakukan penguatan dengan meningkatkan program untuk pemasaran deposito dengan deposan inti. Sementara untuk meningkatkan dana ritel, bank bersandi emiten BEKS ini melakukan pendekatan dengan lembaga pemerintahan atau institusi untuk meningkatkan jumlah rekening giro dan tabungan.



Hingga akhir tahun Bank Banten berencana untuk menjaga LDR di kisaran 90%-92%. "Jadi strategi pendanaan Bank Banten harus memperhatikan penyaluran kredit juga hingga akhir tahun," sambungnya.

Saat ini posisi LDR Bank Banten masih dalam batas aman yakni di level 83%. Beberapa bentuk pemenuhan likuiditas yang bisa dilakukan bank kecil terutama Bank Banten menurut Fahmi yakni melalui kerjasama repurchase agreement (repo) ataupun global master repurchase agreement (GMRA).

"Kami tetap harus meningkatkan likuiditas di akhir tahun untuk menutup dana-dana Pemda yang banyak digunakan untuk pembayaran proyek. Hampir semua BPD pasti mengalami siklus yang sama," jelasnya. (Red)

Loading...
Komentar