Bank Banten Fokus Kembangkan Digital Banking Tahun 2019

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten di Hotel Ultima Horisan Ratu, Serang, Selasa (9/10/2018) Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten di Hotel Ultima Horisan Ratu, Serang, Selasa (9/10/2018)

Serang, Progresnews.com -- Bank Pembangunan Daerah Banten atau Bank Banten akan fokus dalam mengembangkan produk digital banking. Rencana ini akan dilakukan tahun 2019 mendatang.

Rencana pengembangan digital banking ini menyusul naiknya status Bank Banten menjadi Bank BUKU II. Hal ini didapat dari beberapa strategi penambahan modal seperti rights issue Rp 600 miliar pada semester II-2019 dan divestasi 5,3% saham Bank BJB.

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, dengan naik menjadi BUKU II pada tahun depan maka Bank Banten bisa menawarkan produk baru seperti digital banking ke nasabah.

“Dengan naiknya Bank Banten ke BUKU II maka kami bisa lebih optimal menawarkan produk dan layanan digital ke nasabah,” kata Fahmi, Selasa (9/10).



Apalagi saat ini dengan masifnya disrupsi, diperlukan upaya lebih bagi bank untuk masuk ke digital banking. Beberapa layanan yang bisa didigitaliasi ini diantaranya pembayaran online.

Saat ini, tepatnya sampai Juni tahun 2018, modal inti Bank Banten sebesar Rp 370 miliar atau masuk sebagai bank BUKU I. Dengan baru masuknya Bank Banten menjadi BUKU I menyebabkan layanan atau produk yang ditawarkan ke nasabah menjadi terbatas, salah satunya belum bisa menawarkan produk digital banking. (Red)

Loading...
Komentar