Dampingi Presiden, Gubernur Buka Trade Expo Indonesia Tahun 2018

Bersama Presiden Joko Widodo dan Mendag, Gubernur Banten Wahidin Halim turut membuka gelara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Rabu (24/10). Bersama Presiden Joko Widodo dan Mendag, Gubernur Banten Wahidin Halim turut membuka gelara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Rabu (24/10).

Progresnews.com, Serang -- Bersama Presiden Joko Widodo, Gubernur Banten Wahidin Halim turut membuka gelara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-33 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD,Kabupaten Tangerang, Rabu (24/10).

Presiden Bersama Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dan Gubernur Banten memukul kendang tanda dibukanya TEI yang  ke -33. Dilanjutkan dengan mendampingi Presiden meninjau stand pameran  yang menyuguhkan lebih dari 300 produk dan jasa.

Produk tersebut dibagi ke dalam delapan zona, yakni kuliner nusantara, crafts and lifestyle products, furniture, creative products and services, manufacturing products, strategic industry products, food and beverages products, dan local champion products. 

TEI 2018 ini diadakan selama empat hari, yakni 24-28 Oktober 2018. penyelenggaraan pameran dagang skala internasional ini merupakan salah satu cara untuk terus meningkatkan ekspor sehingga ekonomi dapat terus tumbuh.



Dalam sambutanya Presiden menitipkan mengenai creating  Products agar terus memperbaharui desai-desain yang sesau dengan keinginan pasar,kita perbaharui terus packaging atau kemasan  sehingga menjadi sesuatu yang menarik bagi prodak-prodak yang kita produksi.

"berkaitan dengan promosi, penting sekali baik promosi langsung melalui pameran-pameran ke seluruh dunia maupun lewat on line, kita juga tahu bahwa sekarang ini sudah masuk pada revolusi Industri dimana semuanya sudah berubah kita juga harus berubah. Kalau kita tidak ingin ditinggal kita harus cepat-cepat berubah" kata Presiden.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yakin Indonesia telah siap menjadi mitra penyedia produkproduk berdaya saing yang berkesinambungan bagi pelaku usaha dunia di kancah perdagangan global.

‘Fokus utama TEI adalah transaksi business-to-business yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional. Tujuan penyelenggaraan TEI adalah untuk meningkatkan ekspor Indonesia di kancah perdagangan internasional", ungkap Mendag saat memberikan sambutan pada pembukaan TEI 2018. (Red)

Loading...
Komentar