Ekonomi Banten Triwulan III Tumbuh 5,2 Persen, Investasi dan Ekspor Jadi Penopang Utama

Ekonomi Banten Triwulan III Tumbuh 5,2 Persen, Investasi dan Ekspor Jadi Penopang Utama Ekonomi Banten Triwulan III Tumbuh 5,2 Persen, Investasi dan Ekspor Jadi Penopang Utama

Serang, Progresnews.com -- Tingkat perekonomian di provinsi Banten kian terlihat optimis dengan kenaikan yang pada triwulan III/2017. Jika di triwulan II/2017 sebesar 5,46 persen (yoy), di Triwulan III ini tumbuh menjadi 5,62 persen (yoy).

Dikatakan Pj Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Achris Sarwani, ekonomi Banten merupakan yang tertinggi kedua setelah provinsi DKI Jakarta.

“Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan III/2017 itu juga tercatat lebih tinggi dibandingkan nasional yang tumbuh sebesar 5,06 persen (yoy) dan merupakan tertinggi kedua setelah DKI Jakarta dibandingkan provinsi lainnya di kawasan Jawa,” katanya, Jumat (8/12) pekan kemarin.

Dalam pertemuan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Banten yang dihadiri juga oleh Asda II Ino S Rawita, ia mengatakan pertumbuhan Banten tersebut ditopang oleh pertumbuhan pada investasi dan ekspor di sisi pengeluaran.

Di sisi lain, pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan pemerintah yang belum pulih. Sementara berdasarkan sisi penawaran, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten ditopang oleh lapangan usaha utama seperti industri konstruksi, transportasi, perdagangan dan pengolahan.



Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Banten ditopang oleh peningkatan kinerja ekspor di tengah pertumbuhan konsumsi rumah tangga, investasi dan konsumsi pemerintah yang belum pulih. Konsumsi rumah tangga pada triwulan III/2017 tumbuh 4,05 persen (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,40 persen (yoy).

Penurunan konsumsi rumah tangga khususnya terjadi untuk konsumsi jenis makanan dan minuman, pakaian serta kesehatan dan pendidikan."Sejalan dengan konsumsi rumah tangga, komponen konsumsi lembaga non-profit dan pemerintah juga mengalami penurunan," ujar dia.

“Adapun kinerja investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), pada triwulan III/2017 tumbuh 8,20 persen (yoy), sedikit lebih rendah khususnya di jenis investasi bangunan dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II/2017 yang mencapai 9,65 persen (yoy),” tambah dia.

Di sisi lain, kinerja ekspor dan impor pada triwulan III/2017 mengalami peningkatan. Total ekspor tercatat meningkat yaitu dari 8,78 persen (yoy) di triwulan II/2017 menjadi 35,51 persen (yoy), sementara impor juga meningkat dari 14,74 persen (yoy) menjadi 24,18 persen (yoy).

Ia mengatakan lonjakan ekspor yang lebih tinggi dibandingkan dengan impor menyebabkan total ekspor netto Provinsi Banten pada triwulan III/2017 mengalami peningkatan tajam yaitu dari -10,46 persen (yoy) menjadi 11,07 persen (yoy).

Berdasarkan sisi penawaran, kata Sarwani, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan III/2017 terutama ditopang oleh lapangan usaha utama seperti industri pengolahan, transportasi, perdagangan dan konstruksi. (Neraca/Red)

Loading...
Komentar