Suap Bank Banten

Gubernur Rano Karno Beri Kesaksian Di Tipikor Serang Pekan Depan

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatulah (Tengah) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap Bank Banten atas terdakwa mantan Direktur BGS, Ricky Tampinongkol, di Pengadilan Negeri Serang, Selasa, 15 Mar Ketua DPRD Banten Asep Rahmatulah (Tengah) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap Bank Banten atas terdakwa mantan Direktur BGS, Ricky Tampinongkol, di Pengadilan Negeri Serang, Selasa, 15 Mar

Serang, Progresnews.com -- Gubernur Banten Rano Karno dijadwalkan akan dihadirkan dalam persidangan lanjutan kasus suap izin pendirian Bank Banten yang akan digelar, Selasa 22/03) pekan depan. Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati pun berharap agar Rano bisa hadir memberikan kesaksian. 

"Dalam daftar saksi yang disiapkan jaksa KPK, Gubernur Banten pun termasuk dalam nama saksi yang akan dihadirkan KPK di persidangan. Semoga saja Gubernur Banten bisa hadir sesuai jadwal yang telah disusun jaksa,”kata Yuyuk, Rabu (16/03)

Selain Rano, Tersangka kasus suap pembentukan Bank Banten Sri Mulya Hartono juga akan ikut dihadirkan, untuk bersaksi di persidangan lanjutan dengan terdakwa Ricky Tampinongkol, mantan Dirut PT Banten Global Development (BGD). 

"Pada 22 Maret mendatang, jaksa penuntut KPK akan menghadirkan Hartono sebagai saksi di PN Serang,” kata‎ Yayuk

Menurut Yuyuk, kesaksian tersangka SM Hartono ‎sangat penting untuk menjelaskan ke mana saja larinya dugaan uang suap dalam kasus pembentukan Bank Banten.

"Jaksa penuntut KPK sebelumnya telah menghadirkan tersangka Tri Satriya di persidangan, pekan depan giliran Hartono,” jelasnya.

Terkait fakta persidangan yang menyebut nama pimpinan DPRD Banten yang ikut menerima suap, Yuyuk enggan mengomentarinya. 

"Belum ada calon tersangka baru karena penyidik masih fokus merampungkan berkas perkara Tri Satriya dan SM Hartono yang harus rampung akhir Maret ini," katanya

Untuk pengembangan kasus, KPK juga telah memeriksa Wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah, Rabu (16/03) kemarin. Muflikhah seharusnya memenuhi panggilan KPK pada Selasa (15/03),

"Hari ini penyidik memeriksa kembali Wakil Ketua DPRD Banten Muflikhah dan anggota Banggar DPRD Banten Sri Hartati. Pemeriksaan keduanya telah dijadwalkan kemarin,‎ tetapi karena menjadi saksi di persidangan, penyidik pun menjadwalkan pemeriksaan ulang pada hari ini (kemarin-red),” katanya.

Yuyuk juga mengatakan, pekan depan rencananya KPK telah merampungkan berkas Tri Saya sehingga bisa dilakukan penuntutan dalam persidangan. 

"Berkas tersangka Tri Satriya hampir rampung, kami harapkan pekan depan sudah bisa dinaikkan ke tahap penuntutan untuk disidangkan,” jelasnya." jelas Yuyuk. (Haedi/PN06)

Loading...
Komentar