Kasus Rekrutmen Pegawai PT. KS Akan dilaporkan Ke Kementerian BUMN

PT. Krakatau Steel, Ilustrasi* PT. Krakatau Steel, Ilustrasi*

Cilegon, Progresnews.com -- Gabungan elemen masyarakat Kota Cilegon dan Provinsi Banten mendatangi kantor direksi PT KSrakatau Steel (KS) untuk meminta kejelasan terkait beredarnya surat rekrutment pegawai dari salah satu SMK di Semarang yang dilakukan pabrik baja tersebut.  

Himpunan Pemuda Al-Khairiyah (HPA) salah satu elemen yang menyikapi temuan tersebut, mengaku akan segera melaporkan kepada Menteri BUMN terkait adanya kebijakan manajemen PT KS dalam rekrutmen yang tidak berpihak pada SDM lokal.

"Kami akan melaporkan kepada Menteri BUMN masalah ini, termasuk agar memecat General Manajer PT KS Mujiono Katam yang telah menandatangani surat yang melukai perasaan masyarakat Kota Cilegon," ujar Sayuti, Ketua HPA Cilegon.

Menurut Sayuti, selayaknya PT Krakatau Steel memprioritaskan masyarakat lokal dalam rekrutmen tenaga kerja, terlebih kebutuhannya hanya pada level operator. (Baca Juga : Rekrut Pegawai Dari SMK Di Semarang, Pendiri Rumah Peradaban Banten Kritik Krakatau Steel)

"Untuk kebutuhan tenaga kerja level operator, bukan skill dan kualifikasi khusus, rasanya tidak mungkin SDM lokal tidak mampu. Kenapa harus mencari dari luar? Jelas ini menyakiti masyarakat Kota Cilegon," tegas mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Ciwandan (Himaci) ini.

Wakil Ketua HPA Kabupaten Serang, Imanudin juga mengaku sangat kesal dengan kebijakan rekrutmen PT KS tersebut.

"Ini harus disikapi serius, tidak bisa dibiarkan, karena sudah berulang kali masalah serupa ini terjadi. Pemerintah Pusat atau Menteri BUMN harus mengevaluasi manajemen Krakatau Steel," tegas Iman

Sebelumnya, surat undangan resmi PT KS kepada salah satu SMK di semarang untuk mengirimkan siswanya yang akan dijadikan karyawan, beredar luas di jejaring sosial. Surat tertanggal 25 April 2016 itu, ditanda tangani oleh General Manager PT Krakatau Steel Mulyono Katam. (Haedi/Red)

Loading...
Komentar