Mendagri Minta Pembentukan Bank Banten Sesuai Aturan

Menteri Dalam negeri saat di wawancara oleh sejumlah awak media, usai memimpin apel siaga di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin 15 Februari 2016. (Doc : Red) Menteri Dalam negeri saat di wawancara oleh sejumlah awak media, usai memimpin apel siaga di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin 15 Februari 2016. (Doc : Red)

Serang, Progresnews.com -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo kembali menegaskan bahwa pembentukan Bank Banten tetap dilanjutkan dengan syarat harus mengikuti mekanisme dan aturan yang ada.

Ia menilai bahwa provinsi Banten yang sudah 15 tahun berdiri dinilai kurang pas jika masih menumpang di Bank Jabar Banten. Untuk itu, Bank Banten perlu segera didirikan agar perekonomian rakyat Banten maju dan tingkat kesejahteraanya meningkat.

"Kemendagri sudah memberikan rekomendasi untuk dibahas, antara DPRD dan pemerintah daerah karena pendirian bank bagi sebuah provinsi itu penting untuk menpercepat pertumbugan ekonomi di daerah," kata Tjahyo saat diwawancarai awak media usai apel siaga di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin (15/2)

Yang terpenting, lanjut Tjahyo, pemerintah yang berwenang melakukan pendirian sebuah bank harus tetap mengikuti aturan dan berpegang pada masukan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski begitu, Pemda juga wajib mengkaji mana bank sehat yang akan diakuisisi dan tidak.

Politisi PDIP ini juga mengharapkan bahwa Pemda harus tetap pada prinsip pembentukan daerah yakni saham mayoritas harus dimiliki pemerintah daerah.

"Tetap berpegang atas masukan dari OJK karena OJK adalah lembaga yang berwenang menentukan sehat atau tidaknya bank, tapi tetap saham mayoritas harus dipegang oleh daerah," ujarnya lagi. (Iqbal/PN06)

Loading...
Komentar