Upaya Bank Banten Bantu Sukseskan Program Gubernur dan Wagub

Upaya Bank Banten Bantu Sukseskan Program Gubernur dan Wagub Upaya Bank Banten Bantu Sukseskan Program Gubernur dan Wagub

Serang, Progresnews.com -- Menginjak usianya yang ke 18 tahun, Banten terus melakukan pembenahan, tak terkecuali bagi Bank Banten. Bank hasil akuisis Bank pundi tersebut terus berupaya untuk mendukung terlaksananya seluruh program pembangunan Gubernur Wahidin Halim dan Wakilnya Andika Hazrumy.

Hingga saat ini berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Bank Banten meiputi penyaluran Bantuan SOsial Jamsosratu, bekerjasama dengan Bappenda untuk memudahkan masyarakat dlam prose pembayaran pajak, hingga mengeluarkan Kredit Usaha Bangun Banten.

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa menyatakan pihaknya terus mendukung Gubernur Banten Wahidin Halim dalam menyalurkan bantuan Jamsosratu kepada 8.052 penerima bantuan tahap pertama dengan masing-masing mendapatkan dana sebesar Rp 1 juta, dengan total anggaran mencapai Rp 8 miliar.

“Beberapa waktu lalu, Bank Banten mendukung penyaluran BSNT Jamsosratu di beberapa tempat seperti Kota Serang kepada 1.149 orang penerima, dan Kota Cilegon sebanyak 1.042 orang penerima. Kemudian akan disalurkan di Kabupaten Serang untuk 5.861 orang penerima,” ujar Fahmi.



Fahmi menyatakan Bank Banten tidak memungut biaya apapun kepada para penerima kartu Jamsosratu karena semua diserahkan secara non-tunai alias langsung masuk ke rekening tabungan penerima bantuan tanpa dikenakan potongan.

“Rekening tersebut juga dilengkapi dengan Kartu Multiguna Provinsi Banten berlogo dan fasilitas Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), sehingga dapat meningkatkan aspek kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi penggunanya,” katanya.

Untuk persoalan pajak, Bank Banten telah melakukan kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten. Kerjasama ini diharapkan mampu memperlancar dan mempercepat pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan dan lain-lain, baik melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda atau Kantor Bersama Samsat dan sentra-sentra pelayanan masyarakat di Wilayah Banten.

“Dengan kerja sama ini, para Wajib Pajak dimudahkan dalam memenuhi kewajibannya karena pembayaran dapat dilakukan secara non tunai. Channel yang bisa digunakan adalah pembayaran menggunakan kartu ATM Bank Banten atau melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) yang tersedia di UPT Samsat dan gerai-gerai Samsat di Wilayah Banten,” tutur Fahmi.



Soal perkreditan, Bank Banten juga terus mengembangkan program Kredit Usaha Bangun Banten demi tercapainya pembangunan yang menjadi program dari Gubernur dan Wagub Banten. Kredit ini diperuntukkan bagi pelaku usaha UMKM dengan penyaluran khusus di wilayah Provinsi Banten.

"Kredit Usaha Bangun Banten adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Banten" tutup Fahmi. (Red)

Loading...
Komentar