21 Warga Kota Tangerang Kembali Terserang DBD

Ilustrasi Ilustrasi

Tangerang, Progresnews.com -- Memasuki minggu pertama bulan Februari 2016, sedikitnya ada 21 warga Kota Tangerang yang kembali terserang Demam Berdarah Dengue (DBD). Untuk itu, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menghimau agar masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Terlebih, akhir januari hingga Februari merupakan musim penghujan, dimana penyebaran penyakit akan semakin masif.

"Sampai bulan Januari ada 26 orang di Kota Tangerang yang terkena DBD, dan minggu pertama Februari mencapai 21 Orang yang terkena demam berdarah," ujarnya di Kelurahan Uwung Jaya, Cibodas Kota Tangerang, Minggu (07/02).    

Walikota Tangerang juga telah mengeluarkan surat edaran tentang Bahaya Penyakit DBD kepada jajaran dibawahnya, mulai dari kepala SKPD, Camat, Lurah hingga ketua RT. Dalam surat tersebut, Ariefmenginttruksikan jajarannya untuk siaga dalam pengendalian DBD dan Chikungunya di wilayah masing-masing.

"Saya sudah perintahkan lurah dan camat untuk mensosialisasikan gerakan 3 M Plus, yaitu menutup tempat air, menguras tempat air, mengubur barang bekas dan mendaur ulang barang bekas," katanya

Tak hanya itu, Arief juga meminta agar semua pihak yang bisa terlibat dalam mengoptimalkan Jumantik di setiap kelurahan, "Di samping juga kita optimalkan juru pemantau jentik (Jumantik) yang ada di tiap kelurahan," tuturnya. 

Diketahui, sejak merebaknya wabah nyamuk aedes aegipty yang menjadi penyebab munculnya penyakit demam berdarah, Pemerintah provinsi Banten telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Satuts ini diberlakukan mengingat kini Banten menepati urutan pertama dalam endemic atau wilayah penyebaran penyakit DBD terbanyak se-Indonesia. (Haedi/PN06)

Loading...
Komentar