Kisah Haru Istri Indro Warkop Sebelum Meninggal, Hijrah Pakai Hijab

Kisah Haru Istri Indro Warkop Sebelum Meninggal, Hijrah Pakai Hijab Kisah Haru Istri Indro Warkop Sebelum Meninggal, Hijrah Pakai Hijab

Serang, Progresnews.com -- Dibalik kabar duka yang datang dari keluarga Indro 'Warkop' atas meninggalnya Istri tercintanya, terselip kisah haru pada detik-detik sebelum mengehembuskan nafast terakhir.

Nita Octobijanthy, istri dari persolen Warkop DKI ini meninggal di usia 59 tahun. Nita meninggal dunia di RS MMC Jakarta setelah berjuang melawan kanker paru yang dideritanya sejak Agustus 2017. 

Kisah mengharukan disampaikan putri kedua Indro dan Nita, Satya Paramita Hada Dwinata. Dalam unggahan media sosial miliknya ia mengatakan jika almarhumah meminta untuk mengenakan hijab sebelum meninggal.

Keinginan mamanya untuk berhijrah itu pun langsung disampaikan Hata ke keluarga. Hada pun mengatakan jika keinginan berhijrah itu datang langsung dari mama nya tanpa dipaksa.

"Tadi pagi Mami peluk Bunbun, nangis, ngomong terbata-bata.. Minta aku bantu sampein ke Papa kalau Mami mau berhijab.. Lgs kusampaiin, Papa minta disegerakan dg senang hati ? Cerita semua orang beda2, aku bersyukur bisa jadi bagian dari cerita Hijrah Mami.. Dan ALHAMDULILLAH semua keinginan baik ini tidak dipaksakan, semua diucap lgs oleh Mami sendiri.. Kalau badannya lg gak nyaman gpp dibuka dulu ya Mam, senyamannya Mami.. Aku janji bantu Mami seperti yg Mami minta pagi ini.. (minta diajarin pake hijab tp gak mau kaya nenek2 towek hahaha)," tulis Hada.



Kesetiaan dan ketegaran keluarga Indor menang sangat luar biasa dalammenghadapi cobaan ini. Tak pernah alpa sehari pun, keluarganya terus menemani almarhum saat enjalani perawatan di rumah sakit. 

Hada juga kerap membagikan kondisi mamanya ke akun instagram miliknya. Sebelum meninggal, Hada menyampaikan permohonan maaf dan meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia.

"Aku masih minta terus doanya dari teman-teman. Semoga Mami selalu diberikan yang terbaik terutama di hari ulang tahun Mami. Yang terbaik buat mami ya, yang terbaik. Karena yang terbaik untuk Mami, pada akhirnya pasti yang terbaik juga untuk kami orang-orang yang mencintai Mami," kata Hada. 

"Boleh minta kado untuk Mami? Kalau boleh selain DOA, Bunbun sekeluarga minta dibukakan pintu maaf yg sebesar2nya atas khilaf Mami baik perkataan ataupun perbuatan. Siapa tauu dg kelapangan hati kita semua di sekitarnya bisa meringankan perjuangan Mami dalam menjalani berkah sakit ini," tulisnya. (Red)

Loading...
Komentar