Beli Bahan Baku Ekstasi Pakai Bitcoin, Pria Asal Banten Diciduk BNN

Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) merupakan bahan baku pembuatan narkotika jenis ekstasi. Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) merupakan bahan baku pembuatan narkotika jenis ekstasi.

Serang, progresnews.com -- Badan Narkotikan Nasional Provinsi (BNNP) Banten menangkap pria asal Banten berinisial RU (30 tahun) yang telah memesan bahan ekstasi berupa Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) dari Belanda.

"Bahan ini biang, bahan baku pembuatan ekstasi," kata Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Muhamad Nurochman, di Serang, seperti dilansir Antara, Jumat. (2/2)

Menurut Brigjen Pol Nurochman, penangkapan RU dilakukan saat ia akan mengambil pesanannya tersebut di satu Kantor Pos di Tangerang Selatan Rabu (30/1) sekitar pukul 11.30 Wib. Dari tangan pelaku didapatkan satu paket narkotika jenis Methylenedioxymethamphetamine (MDMA) seberat 5,8 gram. 

Nurochman menjelaskan, satu gram bahan tersebut bisa menghasilkan 60 butir ekstasi. Jika dihitung dari barang butki yang ditemukan bisa menghasilkan lebih dari 300 butir ekstasi.



Penangkan RU kata Nurochman, berawal dari laporan Bea Cukai yang menyampaikan ada pengiriman barang yang berasal dari Belanda. Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan akhirnya menangkap RU yang diduga sebagi pelaku, "Pelaku beli secara online di web khusus menggunakan pembayaran Bitcoin," katanya.

Kepada petugas, kata dia, RU mengaku baru membelinya sekali. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan pelaku membeli untuk memproduksi ekstasi lebih besar. Apalagi, bahan baku MDMA ini tidak ada di Indonesia, "Penangkapan di Banten ini baru pertama dalam kasus seperti ini," kata Nurochman. (Antara/Red)

Loading...
Komentar