PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Dituduh Dukun Santet, Nenek 90 Tahun Diusir Warga

Ilustrasi Peralatan Santet* Ilustrasi Peralatan Santet*

Lebak, Progresnews.com -- Ratusan Warga Desa Sangiang Tanjung RT 01/02/03 RW 03, mendatangi kediaman keluarga Anah (90), nenek yang diduga menggunakan ilmu santet yang menyebabkan meninggalnya salah satu warga.

Beruntungnya, sebelum sampai dirumah Anah, ratusan warga tersebut telah dihalangi oleh petugas Babinza dan pihak kepolisian. Untuk jaminan keamanan, pihak kepolisian akhirnya membawa Anah dan keluarga ke Polsek Rangkasbitung.

“Melihat masa yang luar biasa banyaknya, khawatir akan bertindak anarkis, pihak kepolisian bersama dengan staff desa mendatangi keluarga untuk sementara diungsikan dulu ke Polres Lebak, sebab masyarakat menuntut ingin keluarga Anah hari ini juga pergi dari desa,”kata Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung, IPTU Malik Abraham, Senin (25/04) kemarin.

Tuduhan dukun santet dialamtakan kepada Anah berawal dari meninggalnya salah satu warga yakni Toyani (56) tahun. Menurut keterangan anaknya Heri (36 tahun), Toyani meninggal setelah muntah darah, sakit dikepala hingga perut membuncit. Kejadian aneh itu terjadi setelah almarhum cekcok dengan keluarga Anah.

“Sakit secara mendadak, saya bawa kerumah sakit namun hasil dokter tidak menunjukan penyakit apapun sehingga harus dibawa pulang lagi, tidak berselang lama ayah meninggal dunia,”kata Heri ditemani warga lainnya yang mengancam akan mendatangi kediaman terduga Dukun santet.

Selain ayahnya yang meninggal diduga karena Santet, menurut Hari kejadian aneh juga menimpa warga lainnya. karena alasan itulah, warga akhirnya mengumpulkan tanda tangan dan mengancam akan mengusir paksa keluarga Anah. “Kami hanya ingin mereka pergi dari desa ini hanya itu saja,” Katanya. (Haedi/Red)

Komentar

Terpopuler