Isu Gempa Susulan, Gubernur Banten Perintahkan Polda Usut Penyebar Hoax

Hoax (ilustrasi) Hoax (ilustrasi)

Serang, Progresnews.com -- Paska terjadinya gempa dengan kekuatan 6.4 Skala Ritcher (SR) di Kabupaten Lebak, mulai bermunculan infomrasi hoax yang meresahkan masyarakat, mulai dari gambar kerusakan infrastruktur, gambar korban hingga informasi adanya gempa susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat.

Untuk mengantisipasi merebaknya hoax, khususnya gempa susulan dengan kekuatan 7.5 SR di Kabupaten Lebak, Gubernur Banten Wahidin Halim langsung tanggap meminta Polda Banten untuk mengusut pembuat dan penyebar hoax tersebut

“Yang paling meresahkan bahwa akan ada gempa susulan, ada juga berita-berita yang meninggal akibat gempa, padahal orangnya masih ada di rumah sakit,” papar Gubernur Banten yang biasa disapa WH ini saat panen raya jagung di Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Rabu (24/1).

Terkait dengan penanganan paska gempa, Selasa (23/1) kemarin, gubernur telah memerintahkan Wagub Andika Hazrumy untuk mendampingi Menteri Sosial Idrus Marham, untuk meninjau langsung lokasi dan melihat kondisi yang sebenarnya terjadi di Kabupaten Lebak, “Sejatinya tidak ada korban, cuman ada rumah yang rusak berat dan rusak ringan dihitung. Penanganan dana masih dihitung oleh tim kesehatan,” tuturnya.



Saat ini kata WH, Pemprov bekerja sama dengan Pemkab lebak akan fokus pada penanganan paska gempa, mulai dari pembangunan kembali rumah-rumah warga yang roboh, maupun infratsruktur jalan yang rusak akibat gempa dengan ekkuatan 6.1 SR tersebut.

 

Sebelumnya, beredarnya surat yang meresahkan masyarakat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Serang yang menyebut akan terjadi gempa susulan 7.5 skala richter antara pukul 22.30-23.59 WIB di wilayah Provinsi Banten dan berpotensi Tsunami.

Namun surat tersbeut dibantah oleh pihak BMKG Klas I Serang melalui rilis resminya Nomor: UM.505/074/TNG/1/2018 yang menegaskan bahwa berita itu tidak benar alias hoax, “Terkait isu gempa bumi susulan dan tsunami, insya allah tidak akan terjadi apa-apa,” terangnya (Red)

Loading...
Komentar