Lagi, 20 Hektar Lahan Dan Hutan Di Riau Terbakar

Kebakaran Hutan Di Riau (Doc : Viva) Kebakaran Hutan Di Riau (Doc : Viva)

Riau, Progresnews.com -- Sebanyak 20 hektare hutan dan lahan perkebunan kelapa sawit di Riau tepatnya di kabupaten Rokan Hilir, sekitar kembali terbakar. Meski telah dilakukan antisipasi, nampaknya kebarakan tetap saja terjadi.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakartan, sebanyak 249 tim yang terdiri personil polisi, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Manggala Agni dan masyarakat setempat, dikerahkan. Sejumlah peralatan seperti mesim pemadaman dan alat berat escavator, juga diturunkan untuk memadamkan api.

"Karena api cukup luas, pemadaman juga mengerahkan helikopter super puma untuk melakukan water boombing," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIk, seperti dilansir VIVA.co.id, Minggu (13/03).

20 hektar lahan yang terbakar tersebut merupakan kawasan Hutan Produksi Terbatas. Kini, Polisi sedang melakukan lidik terhadap pemiliknya. 

"Kondisi titik api saat ini sudah padam, hanya menyisakan asap. Namun, demikian kegiatan pendinginan tetap dilanjutkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api akibat tiupan angin," terang Guntur. 

Sementara itu, Personil Brimob dan Polres mendirikan tenda pleton bermalam di sekitar lokasi kebakaran di Sei Segajah Jaya Kubu.

Menurut Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin, saat ini di Sumatera, terdapat 39 hotspot (titik api). "Dari jumlah tersebut, hotspot terbanyak berada di Riau, 29 titik. Sedangkan di Aceh, terdapat delapan titik, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara masing-masing satu titik," ujarnya.

Diketahui, ditahun 2015 lalu, Indonesia mendapatkan cemooh dari banyak negara tetangga lantara ribuan hektar lahan di SUmatera habis terbakar api. Diduga, kebakaran tersebut disengaja oleh prusahaan-perusahaan yang hendak membuka lahan baru bagi perkebunan kelapa sawit. (Haedi/PN06)

Loading...
Komentar