Polda Banten Kembalikan Ratusan Kendaraan Bermotor Hasil Curian Ke Pemiliknya

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengembalikan sebanyak 144 kendaraan roda dua dan 2 mobil kepada warga Banten Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengembalikan sebanyak 144 kendaraan roda dua dan 2 mobil kepada warga Banten

Serang, Progresnews.com -- Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengembalikan sebanyak 144 kendaraan roda dua dan 2 mobil kepada warga Banten. Kendaraan ini adalah hasil operasi Jara Kalimaya 2018 pada 6-16 September. 

Tak hanya kendaraan hasil curian, operasi yang digelar oleh seluruh polres dilingkungan Polda Banten tersebut juga juga berhasil mengamankan 39 tersangka, dimana dari tangan mereka tersebut polisi menyita bukti-bukti berupa barang curian.

"Operasi ini sasaran utamanya adalah penanggulangan pencurian kendaraan bermotor yang dianggap meresahkan warga. Dari 144 kendaraan, sudah ada 67 masyarakat yang hadir menyatakan kepemilihan dan akan kita serahkan," kata Kapolda Banten Brigjen Teddy Minahasa Putra di Jl. Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Selasa (25/9). 

Dari ratusan kendaraan yang berhasil disita aparat kepolisian tersebut mayoritas didapatkan oleh Polresta Tangerang. Ada dua modus utama dilakukan oleh pencuri khususnya di wilayah Tangerang dan Banten. 

Teddy mengatakan, pertama yaitu para pencuri kendaraan ini melakukan pengintaian di mall atau pusat keramain. Modus pencurian dilakukan saat pemilik keluar dari tempat parkir, "Modus ini pola waktunya kejadiannya dari pukul 19.00 sampai 22.00 WIB," katanya.



Kedua, pencurian yang dilakukan di daerah pemukikan dengan operasi mulai pukul 02.00 sampai 04.00 WIB pagi. Mereka, masuk ke pemukiman dan menerobos ke rumah korban. 

Teddy mengatakan, ia memiliki kebijakan setiap barang bukti curanmor harus dikembalikan ke para korban. Penyidik di jajaran baik Polsek dan Polres diminta segera mengembalikan setelah melakukan pemberkasan. 

"Jadi ndak perlu lama-lama di kantor polisi disita jadi status polisi, kasihan nanti nggak terawat. saya berharap penegak hukum lain bisa sejalan. Tiidak harus mewajibkan barbuk itu harus dibawa diserahkan dalam proses pemberkasan tahap dua," katanya.

Pada kesempatan tersebut Teddy juga meminta warga yang merasa kehilangan atau pernah menjadi korban pencurian, bisa mengambil kendaraan di Polda Banten dan gratis. (Red)

Loading...
Komentar