PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Tak Pilih Johan Budi, Ini Lima Unsur Pimpinan KPK Hasil Voting Komisi III DPR

Calon Pimpinan KPK Calon Pimpinan KPK

Jakarta, Progresnews.com — Setelah melakukan uji kepatutan dan kelayakan, akhirnya Komisi III DPR RI memilih Ketua dan empat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (17/12). Namun, dari lima nama yang dipilih DPR, nama Johan Budi yang banyak dijagokan sejumlah kalangan justru tak dipilih.

Selain Johan Budi, nama Busyro Muqodas pun tak dipilih Anggota Komisi III dalam voting pemilihan pimpinan KPK. Voting diikuti 54 anggota komisi bidang hukum itu dari lintas fraksi setelah musyawarah mufakat tidak tercapai.

Dalam voting itu, lima calon pimpinan KPK mendapat suara terbanyak, yakni Agus Rahardjo (53 suara), Basaria Panjaitan (51 suara), Alexander Marwata (46 suara), Laode Muhammad Syarif (37 suara), dan Saut Situmorang (37 suara). Sementara itu, Johan Budi SP hanya meraih 25 suara, dan Busyro meraih 2 suara.

Ketidak terpilihan Johan Budi dalam bursa pimpinan KPK kali ini memang sudah diprediksi sejak awal pencalonan. Nama Johan Budi selalu diributkan oleh Komisi III DPR karena dianggap tidak memiliki riwayat pendidikan hukum.

Hal yang paling mengagetkan adalah ketepilihan Agus Rahardjo sebagai Ketua KPK. Jika nama Johan Budi dipermasalhkan hanya karena tidak memiliki background dibidang hukum, nama Agus pun ternyata sama.

Agus rahardjo adalah alumni Institut tekhnologi 10 November Surabaya (ITS). Pada tahun 2006, ia menjabat Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Publik (PPKPBJ) Kantor Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Tahun berikutnya 2008, Agus dipilih sebagai Sekretaris Utama LKPP Ahus Rahardjo.

Di Tahun 2010, Agus Rahardjo dilantik menjadi Kepala LKPP menggantikan Roestam Syarief yang memasuki masa pensiun. Pelantikan dilakukan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana.  (PN06)

Komentar

Terpopuler