PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Sepak Bola

Strategi Perang Ala Sun Tzu Kunci Sukses Leicester City

Para Pemain Leicester City merayakan gol penutup yang dicetak oleh Leonardo Ulloa (Doc: Sportsmole.co.uk) Para Pemain Leicester City merayakan gol penutup yang dicetak oleh Leonardo Ulloa (Doc: Sportsmole.co.uk)

Serang, Progresnews.com -- "Jika Anda mengenali lawan dan diri sendiri, Anda tak perlu takut pada hasil akhir dari seratus pertarungan.” Kalimat tersebut merupakan Filosofi klasik yang tertulis dalam mahakarya The Art Of War. Adalah Sun Tzu, Seorang ahli Strategi perang Dari Tiongkok yang melahirkan gagasan "mematikan" tersebut.

Claudio Ranieri, juru taktik Leicester City membuktikan "ramuan" perang tersebut ampuh menaklukan musuh-musuhnya. Terlepas ia pernah membaca karya Sun Tzu itu atau tidak, Pria Italia yang dijuluki the tinkerman sukses menerapkan filosofi tersebut dalam tiap "peperangannya".

Ranieri mampu memahami betul kelemahan Leicester sekaligus khatam menganalisa kelebihan dan kelemahan lawan-lawannya. Sebagai bukti, Tim kuat sekaliber Arsenal, Tottenham, Chelsea, Liverpool Dan Man.City mampu ditaklukkan.

Membuat pertahanan rapat Tanpa celah di lini tengah dan melakukan serangan balik yang tertata, jadi andalan Leicester City sejauh ini. Harus dicatat, The Fox menerapkan Defense efektif bukan parkir bus yang pragmatis. Pola serangan mereka memang terlihat monoton, tapi layak ditonton.

Ranieri selalu sukses melahirkan formula anti-tesa Dari Strategi lawan-lawannya. Dan tentu dengan memaksimalkan potensi terkecil sekalipun yang dimiliki setiap pemainnya. Tak heran beberapa lawannya mengaku frustasi dan merasa Apa yang mereka siapkan "dikhianati".

"Saya merasa kerja saya dikhianati,” ungkap Mourinho sebelum dipecat. “Saya bekerja empat hari dalam sesi latihan untuk pertandingan ini. Saya mengidentifikasi empat pergerakan dimana Leicester mencetak sebagian besar gol mereka dan dari empat situasi yang saya identifikasi, saya menemukan bagaimana mereka mencetak gol", Pungkas Mou.

Sementara itu, Klopp mengungkapkan hal senada sebelum kalah 2-0 dari Leicester. “Kami semua tahu tentang kualitas mereka, terutama lawan selanjutnya Leicester dan konsep gamblang tentang permainan mereka. Gaya bermain mereka sangat jelas. Sulit untuk menghadapinya, seperti yang dirasakan sebagian besar tim Liga Primer ketika menghadapi mereka", Keluh Klopp.

Leicester kini menunjukkan bahwa mereka bukan lagi Tim medioker seperti musim sebelumnya. Mereka saat ini menjelma menjadi salah satu kandidat kuat juara liga Inggris. The fox sukses menunjukkan bahwa kualitas sepakbola tidak hanya Soal uang yang melimpah dalam sebuah klub. (Kahfi/PN06)

Komentar

Terpopuler