Banten Berikan Kontribusi Positif di Industri Kreatif, Nomor Tiga Setelah Jabar dan Jateng

Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri FGD Gabungan Industri Pariwisata Provinsi Banten di Aula Pendopo Gubernur, KP3B, Serang, Kamis (15/2/2018) Gubernur Banten Wahidin Halim menghadiri FGD Gabungan Industri Pariwisata Provinsi Banten di Aula Pendopo Gubernur, KP3B, Serang, Kamis (15/2/2018)

Serang, Progresnews.com -- Provinsi Banten mampu memberikan kontribusi positif pada ekspor produk hasil industri kreatif. Secara nasional, kontribusi Banten ada di urutan ketiga setelah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut Gubernur Banten Wahidin Halim saat menghadiri FGD Gabungan Industri Pariwisata Provinsi Banten di Aula Pendopo Gubernur, KP3B, Serang, Kamis (15/2) lalu, kontribusi di bidang ekonomi kreatif mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan terutama dominasi 3 sub sektor yakni fashion, kriya dan kuliner. 

"Provinsi Banten pada sektor ini memberikan kontribusi urutan 3 secara nasional dibawah Jabar Jatim dengan total ekspor mencapai US$ 3,003 miliar atau 15,65 persen. Ini bukti sektor pariwisata dan ekonomi kreatif punya potensi besar dalam perekonomian mikro dan makro," ungkap WH, sapaan akrab Gubernur

Masih kata Gubernur, potensi ekonomi kreatif masyarakat Banten yang semakin menggeliat dan menjadi salah satu sektor unggulan di masa yang akan datang.

"PDRB sektor pariwisata mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan laju pertumbuhan 6,82 persen selama periode 2013-2016. Kontribusi sektor pariwisata tahun 2016 terhadap struktur ekonomi Banten mampu memberikan kontribusi sebesar 2,84 persen dengan menyerap tenaga kerja Banten 23,73 persen," jelas Gubernur.



Tak hanya di industri kreatif, diungkapkan Gubernur, pariwisata di Indonesia secara regional termasuk di Banten juga mengalami pertumbuhan 24 persen pada kurun waktu Januari-Oktober 2017. Angka tersebut diatas negara lain seperti Singapura hanya 3,83 persen, Thailand 6,69 persen dan Malaysia 0,87 persen.

"Provinsi Banten memiliki potensi unggulan pariwisata dan banyak diminati wisatawan mulai dari potensi wisata alam seperti pantai, laut, gunung, wisata budaya/religi seperti Baduy, seren taun kaolotan Banten Selatan, Banten Lama dan wisata lainnya," papar Gubernur.

Guna mengembangkan industri Pariwisata di Banten, Gubernur berharap, Gabungan Industri Pariwisata Provinsi Banten menjadi payung bagi seluruh organisasi pariwisata dan wadah komunikasi bagi para pelaku industri serta menjadi mitra kerja pemerintah dalam bidang kepariwisataan.

"Saya minta Dinas Pariwisata juga dapat menginventarisir, mendata industri-industi pariwisata yang sudah teridentifikasi maupun pun yang belum sekaligus tenaga kerjanya," tandas Gubernur. (Red)

Loading...
Komentar