Bantu Korban Gempa Donggala-Palu, Pemprov Banten Kirim 1 Ton Beras dan Obat-obatan

Serah Terima Bantuan dari Dinas Sosial Pemprov Banten untuk korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah. (Foto : Indopos) Serah Terima Bantuan dari Dinas Sosial Pemprov Banten untuk korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah. (Foto : Indopos)

Serang, Progresnews.com -- Bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, Sulawesi Tengah terus mengalir, salah satunya dari Pemerintah Provinsi Banten. Melalui Dinas Sosial Pemerintahan Provinsi Banten, bantuan dikirimkan kepada korban dan langsung diterima oleh Dinas Sosial Sulteng.

Kasi Jaminan Sosial Keluarga Dinsos Banten Budi Darma Sumapraja mengatakan, bantuan dikirim oleh tim yang dipimpin oleh Abu Salim dari Dinsos Banten dan diserahkan ke Posko Induk Kemensos Kantor Dinsos Provinsi Sulteng. Bantuan tersebut diterima oleh Kabid Linjamsos Dinsos Sulteng Anser dan Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kemensos RI Iyan dan Staf Ahli Kemensos RI Asep Yasa.

”Kemensos RI dan Pemprov Sulteng mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten yang telah mengirimkan bantuan untuk korban bencana,” ujar Budi seperti dilansir Indopos, Minggu (7/10).

Selain mengirimkan bantuan secara langsung kata Budi, Tim Tagana Banten hari ini bergabung dengan Tagana DKI Kalsel, Babel, Gorontalo mendirikana dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi korban bencana.

”Untuk Tim Tagana Banten hari ini terbagi di dapur umum, logistik, LDP dan DVI. Untuk Tim DVI Posko di rumah sakit Polri, dan yang lain di Posko Induk sesuai dengan Job nya,” ucap Budi.



Adapun jenis bantuan yang dikirim Dinsos Banten kata Kepala Dinsos Banten Nurhana, yakni beras 1 ton, sembako, sayuran segar, obat obatan,”Intinya membawa bantuan yang menjadi kebutuhan pokok di lokasi bencana berdasarkan identifikasi Kemensos,” ujar Nurhana.

Nurhana menambahkan, berdasarkan petunjuk dan arahan dari Gubernur dan Wagub, Dinsos Banten telah memberangkatkan relawan Tagana Banten ke Palu dan Donggala. Selain untuk menyampaikan bantuan, juga sekaligus untuk turut berperan aktif bersama Tim relawan yang sudah ada di lokasi dalam penanganan pasca bencana.

”Alhamdulillah sejak diberangkatkan pada tanggal 5 Oktober lalu, hari ini tanggal 7 Oktober para relawan sudah sampai ke titik lokasi bencana,” jelas Nurhana.

Rencananya para rekawan Banten tersebut akan tinggal di daerah bencana selama tiga minggu ke depan. Apabila diperlukan mereka akan tinggal lebih lama di Sulawesi Tengah sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan. (Red)

Loading...
Komentar