Buka MTQ Ke-XV, Gubernur : Bukan Sekedar Kejuaraan, Tapi Media Syiar Islam

Gubernur Bantwn Wahidin Halim, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Sekda Banten Ranta SUharta saat menghadiri pembukaan MTQ Banten ke XV di KP3B, Serang, Senin (16/4) malam Gubernur Bantwn Wahidin Halim, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Sekda Banten Ranta SUharta saat menghadiri pembukaan MTQ Banten ke XV di KP3B, Serang, Senin (16/4) malam

Serang, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim menginginkan perhelatan MTQ ke-15 Provinsi Banten tidak hanya menjadi ajang seremonial tapi mampu menjadi media syiar Islam khusunya dalam pengentasan bukta aksara Al-Quran di masyarakat.

"Saya berharap dengan MTQ ini tidak hanya pesta dan seremonial tapi mampu membebaskan rakyat dari buta aksara Al-quran. Bukan semata-mata kejuaraan, tapi syiar Islam. Bisa menghasilkan sodara-sodara kita yang hafal Alquran" kata Wahidin Halim, saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan MTQ Banten Ke-XV di KP3B, Serang, Senin (16/4) malam.

Pembukaan sendiri ditandai dengan pemukulan bedug bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, Kapolda Banten Brigjend Listyo Sigit Prabowo, Ketua Umum LPTQ Nasional Muhammadiyah Amin, Ketua LPTQ Banten Sholeh Hidayat dan perwakilan DPRD Banten.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga sempat berbagi kisah masa kecilnya saat ia diajak menghadiri MTQ Nasional oleh ayahnya. 

"Waktu saya berumur 7 tahu,n, saya diajak menonton MTQ Nasional oleh saya. Saat itu sangat menghayati Al Qur'an yang sarat dengan makna. Tanpa disadari dari sore sampai pagi hingga tidur menyatukan hati dan pikiran, terdengar lantunan merdunya suara Qori dan Qoriah yang sangat saya kagumi," ucap Gubernur.

Sayangnya ungkap Gubernur, saat ini MTQ dipandang sebagai kegiatan seremonial perlombaan saja namun jauh dari nilai-nilai religi. Menurutnya terjadi degradasi dengan banyaknya tontonan televisi yang kurang bermanfaat.



"Ini menjadi renungan, apakah ada yang salah dari diri kita, ketika nilai-nilai yang terkandung dalam Al Quran tidak lagi jadi pedoman. Padahal dalam Al Qur'an jelas terdapat kalimat Iqro yang artinya bacalah. Baca fenomena alam, fenomena sosial antar sesama manusia maupun hubungan kita sebagai manusia dengan Allah," terang Gubernur WH, sapaan akrab Wahidin Halim.

Terlebih lagi, mantan Walikota Tangerang dua periode ini menilai, saat ini terjadi degradasi moral. Dimana terjadi kebencian, rasa iri dan dengki, maraknya berita hoax, berita buruk yang mengupas aib seseorang, bahkan menghina presiden yang seharusnya dihormati.

"Sadarkah kita hari ini dan kemarin yang seharusnya Al Qur'an menjadi panduan dan pedoman hidup. Maka melalui MTQ ini, saya mengajak semuanya mari bangun dan bangkitkan hubungan persaudaraan kita, hubungan antar bangsa," tutur WH.

Pria kelahiran 14 Agustus 1954 ini juga turut memaparkan progres pembangunan Provinsi Banten bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Menurutnya, hampir setahun ini pihaknya berupaya merubah paradigma budaya kerja dan mindset perubahan untuk kemajuan Banten.

"Tapi perubahan itu perlu waktu. Komitmen saya tetap mewujudkan pendidikan gratis dan kesehatan gratis walaupun masih terhadang. Yang penting hakikat tujuannya demi perubahan Banten, membangun masyarakat Akhlakul Karimah bersendikan Al Qur'an. Masyarakat juga bisa saling menghargai, toleransi dan saling menghormati," jelas WH. (Red)

Loading...
Komentar