Ini Kata Wakil Ketua MPR RI Soal Kolom Agama Pada KTP yang Dikosongkan

Wakil Ketua MPR Mahyudin saat melayani sesi wawancara bersama wartawan usai menghadiri seminat anti radikalisme di Kampus Untirta, Cilegon, Kamis 25 februari 2016. (Doc : Red) Wakil Ketua MPR Mahyudin saat melayani sesi wawancara bersama wartawan usai menghadiri seminat anti radikalisme di Kampus Untirta, Cilegon, Kamis 25 februari 2016. (Doc : Red)

Cilegon, Progresnews.com -- Isu pengosongan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) oleh Kementrian Dalam Negeri dinilai oleh Wakil Ketua MPR RI Mahyudin hanya mengotak atik masalah yang sebenarnya tidak terlalu dipermasalsahkan.

"Saya kira yang ngga ada masalah ngga usah diotak atik kecuali kalau ada masalah," ujarnya.

Ia menganggap bahwa pengosongan kolom agama dalam KTP tidak perlu dan tidak begitu penting untuk dilakukan. Karena menurutnya dikosongkan atau tidak itu sama saja.

"Kalau saya kira itu ngga perlu, itu kan Mendagri saja yang mau mengosongkan supaya kita kompak," kata Mahyudin saat diwawancarai usai memberikan sambutan pada Sosialisasi 4 PIlar MPR RI di Kampus Untirta Cilegon, Kamis (25/2).

Mahyudin menambahkan jika permasalahan itu perlu dilakukan dirinya mempersilakan Mengadri untuk melakukannya. Namun ia berharap pengosongan kolom agama itu tidak menjadi polemik di masyarakat.

"Jadi sebenarnya itu kan ngga ada masalah, saya kira mau dikosongkan juga ngga ada masalah," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) berencana membuat kebijakan untuk memperbolehkan masyarakat mengosongkan kolom agama pada KTP. Pengosongan itu diklaim sebagai bagian menghargai kebebasan kepercayaan dan beragam. (Iqbal/PN06)

Loading...
Komentar