PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Jadi Gubernur, WH Akan Buat Banten Lebih Unggul Dari Jakarta

Bakal Calon Gubernur Banten periode 2017-2022 Wahidin Halim Bakal Calon Gubernur Banten periode 2017-2022 Wahidin Halim

Jakarta, Progresnews.com – Wahidin Halim (WH) memiliki rencana komprehensif dalam membangun Banten jika dirinya dipercaya masyarakat untuk menjadi Gubernur Banten periode 2017-2022.

Dalam paparannya di kantor detik.com, WH meyakini jika provinsi Banten bisa bersaing bahkan melebihi Ibu Kota Jakarta. Karena selain memiliki Sumber Daya Alam mumpuni, sektor pariwisata juga diyakini sebagai salah sau kunci untuk menjadikan Banten sebagai provinsi yang maju.

" Di sana ada Bayah, Sawarna yang tidak kalah dengan Bali, dan pemerintah tidak intervensi dalam hal infrastruktur. Tangerang saya pegang 5 tahun luar biasa berubah," ujar Wahidin Halim saat mengunjungi kantor detikcom, Jumat (21/10), dengan didampingi sejumlah staf.

Untuk potensi wisata di Banten, WH berjanji akan merevitalisasi kawasan-kawasan tertentu khususnya untuk wisata religius. Di Banten ada 9 destinasi dan 9 situs tempat wisata religius yang menurut WH selalu dikunjungi oleh pendatang dari Madura dan Sulawesi. Salah satunya adalah masjid Sultan Hasanduddin Banten. 

Selain Pariwisata yang berpotensi mengalahkan Bali, dalam sektor perdagangan, Banten bisa saja membuat pusat perdagangan tekstil, sehingga para pembeli dari Sumatera tidak harus ke Taha Abang, Jakarta. (Baca Juga : Visi Misi WH-Andika : Pemerintahan Yang Bersih Hingga Fasilitas Pendidikan Yang Mumpuni)

Tangerang sebagai pusat industri dan perkantoran di Serpong, itu juga bisa menjadi potensi pemukiman untuk daerah lain. Peningkatan jumlah penduduk yang tinggi menurut WH bisa dipusatkan di daerah-daerah penunjang seperti Maja, Lebak. Apalagi di sana sudah ada pengembang besar yang masuk dengan penguasaan lahan seluas 6 ribu hektar. Selain itu, ke daerah Maja sudah ada double track commuter line.

"Kalau transportasi kereta sudah bagus, bisa jadi orang tingkat hunian menjadi tinggi. Masyarakat lebih nyaman dengan kereta, daripada macet-macet di Jakarta," kata WH yang yakin, ketika diberi amanat memimpin Banten, 5 atau 10 tahun, kebangkitan Banten akan luar biasa.

Persoalan pembangunan zonasi di provinsi Banten kata WH, sebetulnya sangat mudah diatur. Tidak seperti Jakarta yang membutuhkan rumah susun, lahan di provinsi Banten masih sangat luas dan hanya perlu keseriusan pemerintah dalam membangun rumah-rumah murah untuk masyarakat.

Luasnya lahan dan laut di Banten, memungkinkan sektor Pertanian dan kelautan bisa berkembang dengan maksimal. Dari Tanjung Pasir Tangerang sampai Sawarna, Bayah saja menurut WH ribuan kilometer bentang pantainya. Jika garis pantai tersebut dikelola dengan baik, 5 tahun saja menurutnya Bali akan kalah oleh pariwisata Banten.

"Apalagi pemerintahan konsep saya adalah pemerintahan antikorupsi. Saya yakin, itu tingkat pendapatan kita lebih dari Jakarta," kata WH.

Bakal calon Gubernur Banten Wahidin Halim saat melakukan kunjungan ke kantor Detik.com, Jumat (21/10)

Untuk masalah Transportasi, WH berkeyakinan bahwa jalur kereta yang dulu menjadi primadona jalur perdagangan antara Banten-Jakarta seaku dibangun oleh Belanda, bersamaan dengan pembangunan jalan Anyer-Panarukan, bisa dioperasikan kembali.

Jika fasilitas ini dihidupkan kembali, menurut WH akan menarik orang-orang Jakarta untuk lebih mudah berplesir ke Banten. Apalagi jika keretanya nyaman, murah.

"Mau kereta cepat ke Anyer bisa. Ada bandara, ada jalan darat, ada kereta api. Lebih dekat daripada ke Bandung. Pandeglang seperti puncak. Kalau kita geser orang Malaysia yang sering ke Bandung, Banten lebih dekat. Masalahnya adalah karena infrastruktur," tambah WH.

Oleh sebab itu, menurut WH jika dirinya dipilih sebagai gubernur Banten, persoalan infrastruktur akan menjadi prioritas utama. Ia akan menerapkan apa yang sudah dilakukan sewaktu menjabat sebagai Walikota Tangerang. Selama 5 tahun saja, ia mengaku dapat membangun 1430 kilometer jalan lingkungan, baik itu dengan sistem cor atau paving block.

"Orang sekarang banyak membeli kelapa muda dari Pandeglang, dibawa ke Tangerang jadi kelapa tua karena jalannya itu," kata WH yang disambut tawa seisi ruangan.(Red)

Komentar

Terpopuler