Langgar Etika ASN, ALIPP Minta Gubernur Tegas Terhadap Sekda Ranta

Direktur Eksekutip Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Direktur Eksekutip Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP)

Serang, Progresnews.com -- Setelah Banten Institut dan Jaringan Rakyat untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP), giliran Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) yang meminta gubernur Wahidin Halim untuk bbersikap tegas kepada Sekda  Ranta Suharta atas dugaan pelanggaran etika yang telah dilakukannya saat akan mencalonkan diri pada Pilkada Kota Serang beberapa waktu lalu.

Dalam rilis yang diterima progresnews.com, menurut Direktur Eksekutif ALIPP, Uday Suhada, Sekda Ranta yang melakukan manuver politik praktis pada saat pencalonannya sebagai Walikota Serang tersebut, merupakan perilaku yang telah bertentangan dengan Etika Aparatur Sipil negara (ASN). 

Sekda kata Uday, merupakan jabatan tertinggi dilingkungan ASN, dan sudah sepatutnya bisa menjadi teladan bagi bawahannya. Namun apa yang dilakukan Ranta dengan melakukan kasak-kusuk ke sejumlah partai politik, tidak mencerminkan sebagai birokrat yang patut diteladani. Perilaku tersebut telah melanggar PP Nomor 42 tahun 2014 Tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS.

"Tetapi yang pasti perilakunya sudah melampaui asas kepatutan dan kepantasan serta etika moral sebagai seorang ASN selevel Sekda, yang semestinya menjadi teladan bagi ASN lainnya di Banten, " kata Uday saat dihubungi via pesan singkat, Senin (4/2) malam.



Uday yang dikenal sebagai penggiat Anti Korupsi juga meminta gubernur untuk mengambil langkah konkret dengan mengevaluasi atas semua tindakan Ranta yang dinilai sudah melampaui batas wajar seorang ASN, "kinerja sekda itu sangat mungkin dievaluasi. Sebab utk membangun sebuah daerah, gubernur butuh seorang sekda yg handal dan teladan bagi ASN" kata Uday.

Sebelumnya, atas laporan beberapa organisasi kemasyarakat di Banten, Komisi Aaparatur Sipil Negara (KASN) tengah melakukan penyelidikan guna menungkap dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh Sekda Ranta.

Bidang Penyidikan KASN Fediyanto saat dihubungi via telepon mengatakan, saat ini sudah ada disposisi dari Ketua Kebagian penyelidikan. Selanjutnya, Tim Penyelidik sesegera mungkin akan melakukan proses pemanggilan untuk menindaklanjuti laporan.

"Sudah dapat disposisi dari pak pimpinan (KASN-red) kepada bagian penyelidikan. Nanti untuk penyelidikannya segera dilakukan, tidak terlalu lama lagi akan diproses" kata Fediyanto kepada Progresnews, Jumat (2/2) kemarin. (Red)

Loading...
Komentar