Rano Karno Berikan Jaminan Bebas Pada Koruptor, Aktivis : Ini Jelas Preseden Buruk Bagi Banten

Gubernur Banten Rano Karno (Doc : Tempo) Gubernur Banten Rano Karno (Doc : Tempo)

Serang, Progresnews.com -- Kebijakan Gubernur Banten Rano Karno yang berani memberikan jaminan pada salah satu kepala Dinas SDAP (Sumber Daya Air Dan Pemukiman) Iing Suwargi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi, dinilai penggiat antikorupsi sebagai kebijakan yang kontraproduktif terhadap penegakan supremasi hukum, utamnya mengenai pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Kebijakan yang diambil Rano Karno jelas sangat bertentangan dengan upaya pemerintah pusat dalam menegakan pemberantasan korupsi.  Rano jelas-jelas telah melindungi koruptor dan hal Ini biisa menjadi preseden buruk bagi penegakan korupsi di Banten. Bukan tidak mungkin kedepan, setiap tersangka yang berstatus pejabat tidak bisa ditahan hanya gara-gara dijaminkan oleh kepala daerahnya." kata Alumni Sekolah Anti Korupsi (Sakti) ICW, Carlos Silalahi, Senin (8/2).

Tak hanya itu, Carlos juga menilai ada yang aneh terhadap Kejaksaan Tinggi Banten. Institusi hukum yang seharusnya mengedepankan aspek-aspek keadilan hukum itu justru mengamini kepuusan Rno Karno untuk menjamin salah satu tersangka korupsi.

"Saya juga heran kenapa Kejaksaan Tinggi justru menyetujui keputusan gubernur untuk menjamin salah satu tersangka korupsi. Padahal sebagai istitusi hukum seharusnya mereka bisa mengedepankan aspek-aspek keadilan, bukan kekuasaan" tegas Carlos.

Diketahui, Iing Suwargi dan Iyus Priatna, tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Prasarana Pengaman Pantai Normalisasi Muara Pantai Karangantu di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada DSDAP Banten tahun 2012 senilai Rp 4,8 miliar tidak ditahan karena mendapatkan jaminan.

Di pihak tersangka Iing Suwargi, Gubernur Banten Rano Karno bersedia menjadi penjamin agar Iing tidak menjadi tahanan titipan Kejari Serang.  “Ada jaminan dari Gubernur. Kan di Polda Banten juga tidak menahan,” terang Kasi Pidsus Kejari Serang Sandi Nursubhan, Jumat (5/2).

Terpisah, Presiden Untirta Movement Community (UMC) menilai bahwa kebijakan Rao tidak lebih dari kebijakan untuk melindungi lumbung-lumbung kekuasaan yang ia miliki. Ia justru heran kenapa Rano bisa samapi seberani mengambil keputusan yang sudah jelas-jelas akan merugikannya secara politik.

"Say abingung dengan pemiikiran gubernur kita ini, sebagai seorang politikus hal itu tentu akan merugikan beliau, namun anehnya justru dilakukan. Artuinya bahwa ada hal besar yang memang dimiliki pak Iing sehingga ia dilindungi oleh kekuasaan. Bisa saja kan Iing itu menyimpan rahasia Rano Karno, mungkin soal korupsinya?, tidak ada yang mustahil." kata Jonah Silas melalui pesan pendek, Selasa (9/2). (Kahfi/PN06)

Loading...
Komentar