Sinergitas Dakwah Dan Perkembangan Tekhnologi Komunikasi Informasi

Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Bakal Calon Gubernur Banten 2017-2011 Wahidin Halim Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Bakal Calon Gubernur Banten 2017-2011 Wahidin Halim

Tangerang, Progresnews.com -- Kuatnya penetrasi masyarakat terhadap teknhologi komunikasi dan informasi, ditenggarasi sebagai salah satu instrument yang menyebabkan degradasi nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam 4 pilar, yakni Pancasila, NKRI, UU 1945, serta Bhineka Tunggal Ika.

Namun begitu, perkembangan komunikasi dan informasi menjadi keniscayaan yang ada sebagai penanda perkembangan jaman, kehadirannya tak bisa ditolak. Yang perlu dilakukan adalah membuat nilai-nilai luhur bangsa bisa bersinergi dengan perkembangan tehnologi itu. 

Oleh karenanya, meski menjadi tugas bersama,  WH selaku Wakil Ketua Komisi II DPR RI berharap lebih kepada para pemuka agama untuk terus memberikan dakwah kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan tekhnologi komunikasi dan informasi. 

“Da’wah secara fungsional adalah kewajiban kita semua, untuk mengajak kepada hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk dan jahat. Tapi, secara profesional, para ustadz dan ustadzah terutama pimpinan Majelis Ta’lim memiliki peran yang lebih besar karena sebagai corong masyarakat untuk amar ma’ruf nahy munkar,” kata WH, saat menyampaikan materi pada acara sosialisasi empat pilar kebangsaan, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Dalam acara sosialisasi yang dihadiri 100 orang pimpinan majelis taklim tersebut, menurut WH, yang menjadi pekerjaan rumah bagi para pemuka agama adalah bagaimana mengawinkan dakwah yang berbasis kebutuhan umat dengan perkembangan tekhnologi komunikasi dan informasi.

Para pemuka agama, memiliki kewajiban untuk menjauhkan masyarakat dari perbudakan tekhnologi. Cara inilah, yang sedikitnya mampu meningkatkan nilai-nilai luhur bangsa tertanam kembali di setiap perilaku masyarakat Indonesia. (Haedi/Red)

Loading...
Komentar