PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Sultan Muda Banten Wafat, Ucapan Belasungkawa Mengalir Dari Banyak Tokoh

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Wahidin Halim saat berfoto bersama Almarhum H. Tubagus Ismetullah Al-Abbas (Doc : Net) Wakil Ketua Komisi II DPR RI Wahidin Halim saat berfoto bersama Almarhum H. Tubagus Ismetullah Al-Abbas (Doc : Net)

Tangerang, Progresnews.com -- Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Wahidin Halim ikut mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Sultan Muda dan Ketua Kenadziran Kasultanan Banten Lama, H. Tubagus Ismetullah Al-Abbas. Sebagai Putera daerah, ia sangat merasa kehilangan salah satu putera terbaik Banten tersebut.

"Inalillahi Wa Inailaihi Rojiun,turut berduka untuk sahabat saya Sultan Banten, TB Ismetullah Abas, banten kehilangan putra terbaik nya *WH" Tulis Wahidin Halim dalam akun Twitter @H. WahdinHalim, Jumat (04/03)

Senada dengan Wahdidin halim, ucapan belasungkawa juga datang putera Mantan Gubernur Banten Andika Hazrumy, melalui akum Facebook miliknya, Andika berdoa, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Innalilahi wainailahi Rojiun tlh pulang ke Rahmatullah Tokoh Banten KH. Tb.ismetullah Abbas Banten mlm ini Rmh sakit omni smg amal ibadahnya di terima di sisi Allah.Amin...." tulis Andika diakun sosial facebook pribadinya

Gubernur Banten Rano Karno juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Sultan Muda Banten yang disebabkan karena pendarahan otak.

“Sebagai Gubernur Banten, saya turut berbelasungkawa atas wafatnya salah satu putera terbaik Banten, Bapak Ismetullah Abas. Dalam berbagai kesempatan, Almarhum kerap menuturkan mimpi dan cita-cita besarnya untuk mengembalikan kebesaran dan kejayaan Banten sebagai salah satu pusat perkembangan peradaban di nusantara,” kata Rano

Diketahui, Pada Kamis (03/03), sekitar pukul 19.30 WIB, Ketua Kenadziran Banten H Tubagus Ismetullah Abbas yang sekaligus Sultan Muda Kasultanan Banten, wafat di Rumah Sakit Omni International, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, diduga karena adanya pendarahan pada otak. (Haedi/PN06)

Komentar

Terpopuler