Sultan Muda Kasultanan Banten Ismetullah Al-Abbas Meninggal Dunia

Ketua Kenadziran Banten  yang sekaligus sultan Muda Kasultanan Banten, H Tubagus Ismetullah Al-Abbas. (Doc : Net) Ketua Kenadziran Banten yang sekaligus sultan Muda Kasultanan Banten, H Tubagus Ismetullah Al-Abbas. (Doc : Net)

Serang, Progresnews.com -- Ketua Kenadziran Banten H Tubagus Ismetullah Abbas yang sekaligus sultan Muda Kasultanan Banten, wafat di Rumah Sakit Omni International, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (03/03), sekitar pukul 19.30 WIB.

Menurut Sekretaris Kenadziran Banten TB A Abbas Waseh, TB Ismetullah Abbas wafat karena pendarahan otak, namun hal tersebut terjadi sangat mendadak, karena beliau sebelumnya tidak menunjukan tanda-tanda sakit keras. Ia memohon doa dari seluruh masyarakat untuk almarhum.

“Benar, jam setengah delapan malam ini. Mohon doa untuk beliau,” katanya.

Kabar wafat-nya TB Ismetullah Al-Abbas segera menyebar melalui berbagai media sosial, salah satunya disampaikan oleh TB Saptani Suria, Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Abah Ismet wafat tadi pagi di Rumah Sakit Omni, karena pendarahan di otak,” tulis TB Saptani Suria.

TB Ismetullah Abbas lahir di Serang, 16 Maret 1960. TB Ismetullah keturunan Sultan Hasanudin dari Sultan ke IV Abdul Mufakhir Mahmdud Abdul Kadir. Ayah almarhum adalah KH Tubagus Wase Abbas (alm) atau lebih dikenal dengan sapaan Tus Kuncung. Oleh Kesultanan Cirebon, Tubagus Ismetullah Al Abbas telah didaulat menjadi Sultan Muda, yang secara budaya berhak mewakili Kesultanan Banten dalam setiap pertemuan kerajaan-kerajaan Nusantara. 

TB Ismetullah Al Abbas meninggalkan seorang istri yakni Trialita Arta Mayasora, serta tiga orang anak yakni TB Ahmad Vivil, Ratu Novtatia Intan, TB Rain Akbar Pamungkas. (Iqbal/PN06)

Loading...
Komentar