Hanya 60 Persen Siswa SMP Di Banten Laksanakan UNBK, SIsanya Masih UNKP

Hanya 60 Persen Siswa SMP Di Banten Laksanakan UNBK, SIsanya Masih UNKP Hanya 60 Persen Siswa SMP Di Banten Laksanakan UNBK, SIsanya Masih UNKP

Serang, Progresnews.com -- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada 24-26 April 2018, hanya mampu diikuti oleh 60 persen siswa, sedangkan sisanya sebanyak 40 persen masih mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pulpen (UNKP)

“Pendistribusian soal sudah kita lakukan, pelaksanaan (UN) dari hari Senin empat hari,” kata Kepala Dindikbud Banten Engkos Kosasih Samanhudi usai Seba Baduy di Pendopo Lama, Sabtu, (21/4) kemarin.

Meski hanya menyentuh 60 persen saja, namun Engkos mengatakan bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, “Peningkatanya signifikan jauh kemarin 15 persen, sekarang 60 persen,” katanya.

Untuk data sendiri, Engkos mengungkapkan baru Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang yang seluruhnya telah melaksanakan UNBK.

Sementara itu, Kota Serang total sebanyak 24 SMP yang akan menyelenggarakan UNBK, 8 sekolah yang baru memiliki sarana prasarana lengkap, sisa menumpang di SMA yang ada di Kota Serang.

“Kita sudah berkirim surat kepada SMA-SMA karena akan dimanfaatkan,” ungkap Kepala Dindikbud Kota Serang Akhmad Zubaidillah.



Kabupaten Serang ada sekitar 69 dari 192 sekolah yang menyelenggarakan UNKB sisanya masih UNKP. Sebanyak 16.787 siap melakukan UN, “Naskah soal sampai saat ini masih ada di Sub Rayon, dikirim ke sekolah yang menyelenggarakan pada H-0, Semua sekokah sudah siap (melaksanakan UN),” kata Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya.

Kemudian di Kabupaten Pandeglang SMP yang menyelenggarakan UNBK secara mandiri baru 3 sekolah, ada juga sekolah yang menggunakan fasilitas SMA. Sisinya mereka masih menyelenggarakan UNKP. Pendistribusian naskah UN Sudah didistribusikan ke masing-masing rayon.

“Dari 145 SMP swasta dan negeri, yang mandiri (menyelenggarakan UN SMP berstatus negeri) baru 3. Yang lainya ngegabung ke 15 SMA atau SMK,” kata Kadindikbud Kabupaten Pandeglang Olis Solihin ditemui usai cara Seba Baduy. (Red)

Loading...
Komentar