Istigosah Kebangsaan, Mendoakan Indonesia dari Desa

Istigosah Kebangsaan, Mendoakan Indonesia dari Desa yang digelar Rumah Peradaban Banten (RPB, Sabtu (30/12) malam Istigosah Kebangsaan, Mendoakan Indonesia dari Desa yang digelar Rumah Peradaban Banten (RPB, Sabtu (30/12) malam

Cilegon, Progresnews.com -- Rumah Peradaban Banten (RPB) kembali mengadakan Istigosah Kebangsaan, Mendoakan Indonesia dari Desa. Kegiatan ini menjadi rangkaian penutup akhir tahun dari kegiatan yang rutin dilakukan oleh RPB, yang dilaksanakan di saung peradaban dimana pusat kegiatan RPB kerap dilakukan, Sabtu (30/12), setelah isya pukul 19.30 Wib hingga 21.30 Wib.

Direktur Yayasan RPB Huluful Fahmi mengatakan, istigosah merupakan sebuah upaya dari anak bangsa untuk mendoakan Indonesia. Berharap kedepan, Indonesia akan mampu bangkit menjadi negara yang bisa memberikan kesejahteraan bagi penduduknya.

"Setelah setahun penuh menjalankan aktifitas rutin, dengan segala macam kesibukannya, kemudian yang paling terakhir dimiliki oleh umat manusia adalah Do’a. Mendoakan Indonesia dari Desa, merupakan ekspresi kecintaan kami kepada bangsa dan negara Indonesia." kata Direktur RPD Huluful Fahmi, melalui rilis resminya, Minggu (1/1)

Istigosah ini di ikuti oleh ratusan orang-orang kampung, anak muda, dan, kiai, ustad, santri, dan tokoh masyarakat sekitar RPB berada, organisasi-organisasi mitra yang kerap beraktifitas bersama RPB seperti Karang Taruna Samang Raya, Karang Taruna Kubang Sari, Karang Taruna Tegal Ratu, dan ormas Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC) turut hadir.



Acara yang di pimpin oleh Kiai kampung pimpinan pondok pesantren Muawanatul Khairiyah, KH Mustaghfiri, berjalan dengan khidmat. Nampak antusiasme dari para masyarakat sekitar turut mengikuti acara hingga akhir. 

"Sumbangsih kecil yang sudah dilakukan oleh RPB yang dimulai dari desa dimana kita tinggal, diharapkan dapat memberikan sumbangsihnya dalam persoalan pembangunan bangsa" kata Huluful Fahmi

RPBsendiri sudah tiga tahun menlaksanakan dengan berbagai macam program pengembangan SDM lokalnya sudah turut berpartisipasi dalam menentukan arah kemajuan bangsa. Dimulai dari program beasiswa pendidikan, kelas mengajar bahasa inggris gratis ke desa-desa, bahasa korea, parenting, dan mendongeng, RPB memiliki cita-cita untuk dapat melahirkan banyak sekali SDM lokal yang berkualitas. (Red)

Loading...
Komentar