Mahasiswa UNTIRTA Lolos Seleksi Sekolah Anti Sorupsi ICW 2015

Mahasiswa Untirta Carlos Sialalhi lolos seleksi Sekolah Anti Korupsi ICW Mahasiswa Untirta Carlos Sialalhi lolos seleksi Sekolah Anti Korupsi ICW

Serang, Progresnews.com – Setelah melalui tiga tahap seleksi, akhirnya ICW (Indonesia Corruption Watch) mengumumkan 20 Peserta yang akan mengikuti SAKTI (Sekolah Anti Korupsi) 2015 di Bogor pada bulan Agustus nanti, salah satunya adalah Carlos Fernando Silalahi.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten ini, dinyatakan lolos setelah mengikuti serangkaian seleksi. Ditahap awal, pemuda yang akrab disapa Carlos ini menyuguhkan sebuah essay yang berjudul “Anak Muda Berideologi, Korupsi Selesai”. Dalam essay-nya tersebut, ia menyoroti keterlibatan pemuda dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya, untuk memutus rantai korupsi dibutuhkan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat dalam merumuskan sebuah konsep bernegara tanpa korupsi yang sasarannya adalah pemuda. Pemuda perlu diberikan pemahaman ideologis tentang membangun sebuah peradaban dalam suatu bangsa, sehingga nantinya bisa menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di negeri ini.

Ditahap selanjutnya, seluruh calon peserta diwajibkan melakukan re-view buku Pembebasan Kaum Tertindas dan Sosiologi Korupsi. peserta diberikan kebebasan untuk memlih satu dari keduanya. Dan tahap terakhir adalah wawancara, dimana tahap inilah yang menjadi pintu gerbang bagi para peserta untuk masuk sebagai peserta Sekolah Anti Korupsi ICW 2015.

Carlos yang menjadi perwakilan Banten, lolos bersama 19 pemuda lainnya berbagai daerah yaitu, Jawa Barat, NTB, Jabodetabek, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Jogjakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatera Barat. Selengkapnya bisa dibaca di situs resmi ICW www.antikorupsi.info

Ke-20 peserta yang lolos akan menjalani karantina selama 10 hari dengan dibekali berbagai materi tentang pencegahand an pemberantasan korupsi. Setelahnya, para peserta akan melanjutkan kelas online dan proyek individu di daerahnya masing-masing selama 4 bulan (PN12/PN06)

Loading...
Komentar