PPDB Online Bermasalah, Gubernur Banten Sidak Dindik Malam Hari

Gubernur Banten Wahidin Halim saat melakukan sidak ke Dinas Pendidikan Banten, Selasa (6/6) pukul 23.00 Wib. (Foto : Soleh El Umami) Gubernur Banten Wahidin Halim saat melakukan sidak ke Dinas Pendidikan Banten, Selasa (6/6) pukul 23.00 Wib. (Foto : Soleh El Umami)

Serang, Progresnews.com -- Server online Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA se-Banten yang sempat bermasalah dan dikeluhkan masyarakat, langsung mendapat perhatian Gubernur Banten Wahidin Halim.

Sekira pukul 23.00, Selasa (6/6) malam tadi, Wahidin Halim yang akrab disapa WH langsung melakukan sidak ke Dinas Pendidikan Banten yang berlokasi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Banten.

Setibanya di Kantor Dindik, WH langsung memasuki ruangan tempat kontrol PPDB dijalankan. Kepada dua orang pegawai, ia bertanya perihal permasalahan server PPDB yang sepat down dan banyak dikeluhkan masyarakat.

"Tadi katanya servernya bermasalah ya, kenapa bisa seperti itu?" kata WH sembari melihat beberapa komputer yang digunakan untuk input dan memantau PPDB

"Iya pak, sempat bermasalah dari jam 9 sampai jam 12 siang, tapi kita sudah koordinasi dengan Kominfo untuk backup, dan sekarang sudah bisa digunakan pak" kata salah satu pegawai.

WH pun mengingatkan para pegawai untuk bekerja serius karena selain PPDB yang tengah menjadi perhatian banyak pihak, PPDB juga tengah menjadi kebutuhan yang menyangkut banyak orang, "Jangan main-main, itu menyangkut banyak orang" kata WH mengingatkan.

Soal permasalahn server yang sempat down, Dinas pendidikan selain telah meminta kominfo untuk melakukan backup, juga mengantisipasi dengan mengalihkan pendaftaran secara manual di sekolah masing-masing. Selanjutnya, sekolah akan menginput ke data induk yang ada di server PPDB.

"Itu kan tadi sempat dialihkan ke manual dan di handle pihak sekolah. terus dari sekolah sudah di input belum?. Ada yang standby di setiap sekolahnya?" tanya WH

Dengan terbata-bata, pegawai yang sedari tadi melakukan dialog dengan WH pun menjawab, "harusnya sih sudah pak," katanya

Lantas, WH pun meminta pegawai tersebut untuk menelpon beberapa Kepala Sekolah secara acak "coba telepon kepala sekolah, saya mau cek langsung" kata WH

Kemudian, dua kepala sekolah yakni SMKN 7 Tangerang dan SMAN 3 Tangerang pun ditelepon, kepada kedunya WH kembali menanyakan soal input data PPDB, dan meminta untuk bekerja dengan benar, untuk kemaslahatan masyarakat. 

Saat sidak tersebut, WH juga sempat menanyakan kenapa hanya ada dua pegawai yang standby melakukan kontrol terhadap PPDB. 

Pegawai tersebut menjelaskan bahwa sebenarnya banyak pegawai yang standby tapi tidak di kantor. Dindik kata dia, punya satu rumah yang dikosongkan untuk dijadikan center pengawasan PPDB Online tahun 2017. 

Mendapatkan penjelasan itu, WH pun heran dan kembali menimpali, "kenapa tidak di kantor" kata WH.  

Pegawai itupun tak bisa menjelaskan, karena ia mengaku hanya bagian keuangan yang ditugaskan untuk melakukan kontrol terhadap PPDB. Ia tidak memahami kebijakan dialihkannya center kontroling PPDB online dari kantor ke rumah.

Usai melakukan pantauan ke Dindik Banten, mantan walikota Tangerang dua periode itupun meninggalkan lokasi sekitar pukul 01.30 pagi. (Red)

Loading...
Komentar