PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Benahi Kota Serang, Motivasi Syafrudin-Subadri Daftar Ke KPU

Bakal Pasangan Calon Syafrudin-Subadri saat mengeglar jumpa pers usai daftar di KPU Kota Serang, Ciceri, Serang, Rabu (10/1). (Foto : Maulana) Bakal Pasangan Calon Syafrudin-Subadri saat mengeglar jumpa pers usai daftar di KPU Kota Serang, Ciceri, Serang, Rabu (10/1). (Foto : Maulana)

Serang, Progresnews.com -- Setelah dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) mendaftar di KPU Kota Serang, kini giliran Syafrudin-Subadri yang menyerahkan berkas syarat pendaftaran, Rabu (10/1) sore tadi.

Diiringi simpatisan dan kader partai pendukung, Syafrudin dan Subadri tida di Kantor KPU sekitar pukul 16.00 sore. Syafrudin mengaku kedatangannya ke KPU tidak lain karena  punya niatan untuk membenahi Kota Serang yang menurut pengamatannya, setelah 10 tahun berdiri tidak ada perubahan yang signifikaan.

“Saya mendaftar menjadi Walikota karena saya dan Subadri memiliki niatan suci untuk membenahi Kota Serang. Menurut masyarakat, 10 tahun pemerintahan Kota Serang belum membuat kepuasan” kata Syafrudin kepada awak media, Rabu (10/1)

Wakil Syafrudin, Subadri juga meminta maaf kepada seluruh warga yang terlibat dalam proses pendaftaran dirinya. Akibat iring-iringan tersebut kemacetan tak bisa dihindari. Namun begitu, hal tersebut kata Subadri menunjukan bahwa masih banyak warga Serang yang peduli terhadap kondisi politik dan ingin adanya perubahan. 

“Saya sebelumnya ingin meminta maaf kepada seluruh warga yang telah mensukseskan jalannya proses pendaftaran saya dan pak Syafrudin terutama para aparatur yang telah mengatur kemacetan lalu lintas, namun kemacetan ini saya anggap sebagai tanda sayang warga kota serang kepada kita selaku keluarganya” kata Subadri.



Deklarasi Syafrudin-SUbadri memang dinilai sangat mendadak. Tadinya bapaslon ini akan langsung mendaftarkan diri tanpa mengelar deklarasi. Namun, karena permintaan banyak pihak, deklarasipun dijalankan.

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri, yang turut hadir mengantarkan Bapaslon Syafrudin-Subadri, mengatakan, prosesi deklaasi yang terkesan dadakan tersebut bukan berarti ketiadaksiapan dalam bertarung. Ia bersama koalisi, sangat siap memenangkan jagoannya itu.

“kita memang dadakan secara persiapannya, namun bukan berarti kita tidak siap bertanding di Pilkada ini. Justru kami memiliki persiapan yang matang dengan saran-saran dari alim ulama dan lain-lain” tegas Yandri.

Dalam jumpa pers itu juga ketua DPW Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Eli Mulyadi menambahkan, koalisinya akan menargetkan suara hingga ambang batas persyaratan ke Mahkamah Konstitusi tidak bisa diajukan, “Target suara kami tidak muluk-muluk yang penting tidak bisa dibawa ke mahkamah konstitusi” tegas Edi. (Maulana)

Komentar

Terpopuler