Mengawal Pilgub Banten 2017

Disebut JB Tidak Ada Apa-apanya, Ini Tanggapan Rano Karno

Presiden Jokowi Bersama Gubernur Banten Rano Karno Presiden Jokowi Bersama Gubernur Banten Rano Karno

Serang, Progresnews.com - Gubernur Banten Rano Karno kembali buka suara terkait pernyataan keras Mulyadi Jayabaya (JB) yang menyebut bahwa gubernur Banten ke depan asal bukan Rano Karno. Bahkan JB, sempat menyinggung bahwa Rano tidak ada apa-apanya.

Mendapat kritikan pedas, menurut Rano itu sah-sah saja, selama dalam konteks politik demokratis. Rano justru senang dengan kemunculan Jayabaya, toh pada intinya, masyarakat lah penenu kemenangan seseorang dalam Pemilihan Gubernur Banten 2017 mendatang.

"Ini alam demokrasi. Siapapun berhak terlibat dalam kontestasi elektoral. Saya tidak akan pernah sekalipun dalam posisi melarang orang lain ikut pemilu. Saya justru mendorong agar semakin banyak kontestan yg ikut dalam pemilu, agar masyarakat semakin punya banyak pilihan,"kata Rano Karno , kepada wartawan, Senin (04/04/2016

Lanjutnya, dalam panggung demokrasi yang menentukan adalah masyarakat, adapun bakal calon yang akan maju siapapun berhak untuk maju,

"Biarkan masyarakat yg memilih dan menyampaikan kehendaknya. Tidak perlu melarang2 siapapun orang yang ikut dalam penyelenggaraan demokrasi di Banten,"tegasnya.

Rano pun, menilai Jayabaya merupakan bakal calon yang berpengalaman yang telah menjabat bupati Lebak dua periode dan itu menjadi bekal dalam maju di pilgub banten. 

"Jayabaya pernah memimpin kabupaten Lebak dua kali. Tentu punya pengalaman dan bekal. Kalau mau maju sebagai gubernur banten, saya tdk akan melarang ataupun mengatakan asal bukan JB. Sekali lagi, mereka yg percaya pada demokrasi tak akan membatasi hak seseorang utk memilih dan dipilih,"tegasnya. (Iqbal/Haedi)

Loading...
Komentar