DMI Banten Tegaskan Mesjid Adalah Media Independen

Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Banten adakan pembinaan untuk anggota DKM yang bertujuan menciptakan pemilu yang damai pada perhelatan pilpres 2019, Rabu (24/10) Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Banten adakan pembinaan untuk anggota DKM yang bertujuan menciptakan pemilu yang damai pada perhelatan pilpres 2019, Rabu (24/10)

Progresnews.com, Serang -- Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Banten adakan pembinaan untuk anggota DKM yang bertujuan menciptakan pemilu yang damai pada perhelatan pilpres 2019 nanti. Kegiatan yang dihadiri oleh para penceramah itu juga menggaet Polda Banten untuk ikut menjelaskan kondisi pemilu damai tersebut.

Menurut Ketua DMI Banten Nasra Dahlan, pihaknya ingin memberikan pemahaman pada seluruh umat islam di Banten khususnya bahwa mesjid merupakan media yg tidak bisa di intervensi oleh pihak manapun, sehingga mesjid merupakan media yang strategis untuk pemersatu bangsa.

"Mesjid tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun sehingga mesjid merupakan media pemersatu bangsa yang strategis. Contohnya kalau lagi dakwah para jemaah tidak bisa membantahnya maka komunikasinya satu arah" tutur Nasra, di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu (24/20)

Nasra juga berharap para penceramah, mubaligh dan dai yang di undang ke acara tersebut bisa memahami arti damai sesungguhnya sehingga nanti ketika berdakwah akan membuat kedamaian pada masyarakat.



"ini peserta yang hadir kan kebanyakan mubaligh, dai, dan penceramah jadi saya berharap.mereka akan menebarkan kedamaian melalui dakwahnya jadi gak ada lagi tuh kondisi resah karena pemilu" kata Nasra kepada awak media

Kegiatan yang dibuka oleh Kasubdit 3 Ditintelkam Polda Banten, Tatang kurnia memberikan penjelasan bahwa pihak keamanan dalam hal ini Polda Banten siap membantu DMI untuk menyelebggarakan pemilu damai karena menurutnya pihak kepolisian juga memiliki tujuan yang sama dengan DMI.

"kami siap membantu toh kita tujuannya kan sama sama menciptakan pemilu damai, yang penting kita bersatu dulu" kata Tatang. (Maulana)

Loading...
Komentar