Galang Dana Korban Gempa Lombok, Gubernur WH Apresiasi MKKS SMK

Ketua MKKS SMK Banten Lili Hidayatullah menyerahkan donasi untuk korban gempa Nusa Tenggara Barat, Kamis (11/10) kemarin. (Indopos) Ketua MKKS SMK Banten Lili Hidayatullah menyerahkan donasi untuk korban gempa Nusa Tenggara Barat, Kamis (11/10) kemarin. (Indopos)

Serang, Progresnews.com -- Langkah mulai yang dilakukan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (MKKS SMK) se Banten yang mengumpulkan donasi untuk diberikan kepada para korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapat apresiasi dari Gubernur Wahidin Halim.

Melalui Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Ino S Rawita, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas kepedulian MKKS SMK terhadap korban gempa yang ada di Lombok.

“Tentu sebagai kepala daerah, Pak Gubernur dan saya sangat mengapresiasi kepedulian anggota MKKS SMK Banten terhadap korban bencana gempa yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu,” kata Pj. Sekda Banten Ino S Rawita mewakili Gubernur Wahidin Halim, Kamis (11/10) kemarin.

Selain untuk Lombok kata Ino, MKKS SMK Provinsi Banten saat ini juga tengah mengumpulkan donasi dari para murid dan guru untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Dongala, Sulawesi Tengah.

"Apa yang sudah dilakukan oleh MKKS SMK ini patut ditiru dan menjadi inspirasi bagi yang lain,” katanya kepada awak media.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Provinsi Banten, Lili Hidayatullah memaparkan, jumlah donasi yang terkumpul dan diserahkan kepada korban gempa khusunya, guru dan murid SMK di Lombok senilai Rp 274 juta, disaksikan oleh Ketua MKKS SMK NTB Ahmad Bakri di salah satu SMK Kota Mataram.

Bantuan yang diserahkan tersebut kata Lili, berasal dari iuran para murid dan guru SMK di Banten yang digalang pasca gempa, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.



“Kami berinisiatif untuk menggalang donasi guna disumbangkan kepada korban bencana di Lombok. Uang tersebut diberikan secara langsung kepada para orban yang disaksikan oleh Ketua MKKS SMK Provinsi NTB,” ujar Lili yang juga Kepala SMKN 2 Kota Serang, Kamis (11/10).

Lili juga mengatakan, MKKS SMK se Banten pun tengah melakukan penggagalngan dana untuk korban bencana gempa dan tusnami yang melanda Donggala-Palu, Sulawesi Tengah, “Saat ini pun kami kembali menggalang donasi untuk disumbangkan nantinya kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala,” sambungnya.

Lili berharap kegiatan donasi ini bisa membawa manfaat bukan hanya untuk korban melainkan untuk para siswa yang memberi sumbangan. Dengan berdonasi kata Lili, siswa bisa belajar berempati dan bersimpati terhadap korban bencana alam dan ikut merasakan apa yang dialami masyarakat di sana. 

"Bagi anak didik, hal ini harus ditanamkan sejak dini. Kepedulian antar sesama adalah wujud sensitifitas sosial yang diperlukan. Mereka sebagai calon pemimpin yang akan memajukan bangsa ini harus dididik memiliki karakter yang tangguh, cerdas dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama," tukasnya .

Terpisah, Kepala Dindikbud Banten, Engkos Kosasih mengatakan, apa yang sudah dilakukan oleh MKKS SMK merupakan upaya implementasi kurikulum 13 yakni kompetensi inti yang bersifat sosial dan harus ditiru oleh yang lain.

”Apa yang sudah dilakukan oleh MKKS SMK dalam penggalangan donasi korban bencana merupakan implementasi dari kurikulum 13 yang bersifat sosial,” kata Engkos. (Ip/Red)

Loading...
Komentar