PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Mahasiswa UIN Banten Evaluasi 8 Bulan Kinerja WH-Andika

Komunitas Soedirman (KMS) 30 menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN SMH Banten mengevaluasi 8 bulan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Jumat (12/1). (Foto : Maulana) Komunitas Soedirman (KMS) 30 menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus UIN SMH Banten mengevaluasi 8 bulan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Jumat (12/1). (Foto : Maulana)

Serang, Progresnews.com -- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Soedirman (KMS) 30 menggelar aksi unjuk rasa mengevaluasi 8 bulan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy, di depan Kampus UIN SMH Banten, Jumat (12/1).

Ketua KMS 30 Faqih Helmi mengatakan, tahun 2018 harus menjadi momentum bagi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk merealisasikan semua janji-anji kampanyenya saat itu, seperti sekolah gratis, reformasi birokrasi, menekan angka kemiskinan, dan kesehatan gratis.

"Saya berharap di 2018 ini WH-Andika (Wahidin Halim-Andika Hazrumy-red) bisa membuktikan janji-janjinya yang di sampaikan ketika kampanye dulu, macam sekolah SMP-SMA gratis, kesehatan gratis, dan menekan angka kemiskinan" kata Faqih kepada awak media. mmm

Dalam aksinya kali ini, KMS 30 kata Faqih mengajukan 10 tuntutan yang harus diselesaikan segera oleh Gubernur dan Wakil Gubernur. 

 

"Kami memiliki 10 tuntutan yakni, berantas angka putus sekolah, angka kemiskinan, optimalkan sarana prasarana pendidikan, kesejahteraan guru honorer, anggaran pendidikan 20%, kesehatan gratis, peningkatan anggaran kesehatan, pendidikan gratis SLTA, reformasi birokrasi, bebas korupsi," kata Faqih.

Ia pun berharap tuntutan itu bisa secepatnya direalisasikan. Ia meminta Gubernur untuk lebih bisa bersikap tegas dalam mengambil kebijakan, "Semoga ke 10 tuntutan ini bisa terealisasi dan WH lebih tegas lagi" kata Faqih. (Maulana)

Komentar

Terpopuler