Pilkada Kota Serang, Pengamat : Netralitas ASN Diragukan

Pengamat Kebijakan Publik yang juga Dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gandung Ismanto Pengamat Kebijakan Publik yang juga Dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Gandung Ismanto

Serang, Progresnews.com -- Kota Serang menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Banten yang memiliki lebih dari satu calon pada Pilkada Serentak 2018. Tercatat, ada empat calon yang saat ini telah memasuki tahap pemeriksaan kesehatan, Samsul-Rohman, Vera Nurhasan, Syafrudin-Subadri dan Agus-Samsul.

Dari ke empat calon yang bertarung nama Vera Nurlaela yang merupakan isteri dari Walikota Serang saat ini Tb Haerul Jaman menjadi sorotan pengamat kebijakan Publik Gandung Ismanto. Menurutnya, Kehadiran Vera dalam Pilkada Kota Serang sangat mengkhawatirkan bagi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN)

Menurut Gandung, sulit dihindari ASN di Kota Serang akan bisa bersikap netral Pilkada tahun ini. Pasalnya akan ada pejabat yang dulunya diangkat oleh walikota terdahulu (Tb Haerul Jaman-red) dan merasa berutang budi padanya. Sehingga memungkinkan akan memilih pasangan Vera-Nurhasan

“Sulit dinafikkan bahwa ASN di Kota Serang akan netral di Pilkada 2018 ini, karena pasti ada saja pejabat yang dulunya diangkat oleh Jaman, sehingga mereka memiliki hutang budi dan suaranya akan terpengaruh pada Vera-Nurhasan” kata Gandung saat ditemui Di Kampus Untirta.



Meskipun sulit terjadi, namun Gandung yang juga salah satu Dosen di Untirta ini berharap ASN di Kota Serang benar-benar bisa mematuhi UU No 5 Tahun 2014, dan bisa menjaga netralitasnya dalam pelaksanan Pilkada Kota Serang tahun ini.

Terkait dengan fenomena calon tunggal yang terjadi di 3 daerah lainnya di Banten, Gandung sendiri melihat hal tersebut lantaran kuatnya politik dinasti lokal. Sehingga, partai politik yang seharusnya menjadi institusi kader, pun lebih memilih untuk bergabung dalam barisan petahana.

“Kondisi di Banten ini sulit dihindari dari yang namanya dinasti atau oligarki olitik sehingga orang-orang yang tidak masuk ke golongannya lebih memilih untuk ikut barisan daripada melawan” tambah Gandung. (Red)

Loading...
Komentar

Terpopuler