Mengawal Pilgub Banten 2017

Visi Misi WH-Andika : Pemerintahan Yang Bersih Hingga Fasilitas Pendidikan Yang Mumpuni

Bakal Calon Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy Bakal Calon Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy

Serang, Progresnews.com -- Dalam draft visi misi yang diserahkan ke KPUD Banten, Bakal pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) membeberkan 21 masalah di Banten yang akan dibenahi jika terpilih dalam Pilgub 2017. 

Adapun 21 permalahan tersebut yakni, Tata Kelola Pemerintahan, Infrastruktur Jalan, Pendidikan, Kesehatan, Pengangguran, Kemiskinan, Ketimpangan, Pertanian, Maritim, Sampah dan Lingkungan. Permukiman, Transportasi, Kependudukan, Keagamaan, Daya Saing, Korupsi, Birokrasi, Banjir, Pariwisata, Tata ruang dan pertanahan, dan Ekonomi Kreatif.

Dari 21 persoalan yang telah dijabarkan itu,  ada 4 isu strategis yang menjadi prioritas WH-Andika dalam membangun Banten, yaitu:

  1. Buruknya tata kelola pemerintahan di Provinsi Banten yang berdampak terhadap buruknya kualitas pelayanan publik dan menghambat program reformasi birokrasi
  2. Buruknya kualitas infrastruktur seperti jalan, bangunan, jembatan yang berdampak pada terhambatnya aktivitas warga dan mempersempit akses ekonomi masyarakat
  3. Buruknya kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang berdampak pada terhambatnya proses pelayanan pendidikan dan rendahnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki
  4. Buruknya kualitas sarana dan prasarana kesehatan yang berdampak terhambatnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat

Dalam Sistem Informasi Tahapan Pilkada (SITaP) 2017, KPU RI, dikutip Selasa (19/10), Pasangan WH-Andika mengusung visi "Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah"

Adapun Misi pasangan yang diusung 7 Partai Politik itu yakni, Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), Membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur, Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas, Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas, serta Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Visi misi tersebut kemudian dijabarkan dalam prioritas program yang diuraikan secara rinci. Mulai dari penerapan e-planning, e-monev, e-budgeting, pembangunan 2.016 ruang kelas baru/168 unit sekolah untuk jenjang SMA dan SMK, pembangunan rumah sakit umum menjadi rumah sakit rujukan regional, pembangunan 273.000 meter ruas jalan provinsi yang rusak total 852.000 meter, hingga penciptaan iklim investasi. (Red)

Loading...
Komentar