PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Wilayah Serang Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba Di Banten

Ilustrasi Ilustrasi

Serang, Progresnews.com -- Wilayah Serang yang meliupti Kabupaten dan Kota ternyata masuk dalam zona merah peredaran Narkoba. Hal itu terlihat dari data hasil Rapat Koordinasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. 

Dari data yang ada Polres Serang, pada 2014 terdapat 26 kasus narokoba. Kemudian di tahun 2015 jumlahnya bertambah menjadi 48 kasus. Dan  pada awal tahun 2016 sudah 12 kasus narkoba yang ditangani Polres Serang.

Kaur Pembinaan Operasional Narkoba Polres Serang Iptu Suheryanto, menegaskan bahwa perlu adanya langkah konkrit untuk mengantisipasi terjadinya peredaran yang lebih luas lagi.

“Di Serang ini kondisinya masuk kategori zona merah peredaran narkoba dan itu harus ada langkah kongkrit untuk mencegah dan memutuskan peredaran narkoba tersebut,”ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten Yayan Sudaryan mengungkapkan, kategori zona merah bukan diskriminasi atas satu wilayah tertentu, melainkan pemetaan terhadap seringnya penangkapan di wilayah tersebut.

“Kabupaten serang masuk kategori zona merah peredaran narkoba dan itu harus menjadi perhatian serius, terlebih beberapa waktu lalu di temukan ganja seberat satu ton lebih di Kecamatan Pabuaran" kata Yayan

Maraknya peredaran narkoba di Serang menurut yayan karena lemahnya pengawasan. Hal itu menjadi jalan bagi pengedar di wilayah Serang untuk terus beroperasi. Terlebih, Serang sebagai pusat kota provinsi merupakan wilayah transit sehingga peredaran narkoba pun semakin meningkat. (Iqbal/PN06)

 

Komentar

Terpopuler