Diguncang Gempa, Cagub Dan Cawagub Banten Galang Peduli Aceh

Gempa berkekuatan 6.5 SR mengguncang kawasan Pidiejaya, Provinsi Daerah Istimewa Aceh Gempa berkekuatan 6.5 SR mengguncang kawasan Pidiejaya, Provinsi Daerah Istimewa Aceh

Tangerang, Progresnews.com – Duka cita yang mendalam disampaikan oleh Calon Gubernur Banten Wahidin Halim atas musibah gempa bumi berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Kawasan Pidiejaya, Aceh.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam untuk saudara-saudara kita yang saat ini mendapatkan ujian dari Allah, semoga diberikan kekuatan dan kesabaran. Yakin dan percaya bahwa disetiap ujian yang diberikan akan selalu ada hikmah yang luar biasa” kata Wahidin Halim saat ditemui di kediamannya, Rabu (7/12)

Baca Juga : Jalankan Wasiat Aat Syafaat, Pendekar Cilegon Siap Menangkan WH-Andika

Atas musibah yang terjadi tersebut, Wahidin Halim mengajak seluruh masyarakat Banten untuk berdoa dan membangun kepedulian dengan membantu masyarakat yang saat ini sedang kesulitan.

“Sebagai sesama anak bangsa, kita memiliki kewajiban untuk saling tolong menolong. Ini saatnya kepedulian kita kembali di uji. Ujian ini tentu bukan hanya untuk masyarakat Aceh, tapi untuk kita sebagai bangsa Indonesia, termasuk warga Banten. Cukup sudah kita menangisi semuanya, saatnya kita tunjukan kepedulian dengan membantu mereka” kata Wahidin Halim.

Baca Juga : Wahidin Halim Komitmen Akan Jadikan Wisata Situ Gintung Lebih Populer

Sementara itu, Pendampingnya yakni Calon Wakil Gubernur Andika Hazrumy, mengajak masyarakat Banten untuk menggalang kepedulia untuk masyarakat yang terkena gempa, “Tangis yang dialami masyarakat Aceh, merupakan kesedihan kita semua. Mari kita berdoa untuk masyarakat Aceh,” kata Andika.

“saya secara pribadi akan menggerakkan rasa solidaritas tersebut. Mari berdoa dan memberikan bantuan apa pun yang kita bisa untuk masyarakat Aceh yang terkena bencana.Tangis Aceh, merukan duka kita semua,” ujarnya.

Baca Juga : Kunjungi Situ Gintung, Wahidin Komitmen Bangun Infrastruktur Banten Lebih Baik

Andika menegaskan, persatuan umat Islam harus terus dibuktikan dalam berbagai bentuk, termasuk menggalang solidaritas untuk masyarakat Aceh saat ini.

“Tanah Serambi Mekah punya sejarah panjang dengan Banten. Saya secara pribadi mengajak semua tim pemenangan dan relawan untuk menggalang bantuan dan membantu masyarakat Aceh yang terkena bencana,” ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa pilu kembali terjaid di bumi serambi mekkah, Nangroe Aceh Darussalam. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang mengguncang Aceh terjadi 18 kilometer sebelah timur laut Kabupaten Pidie Jaya dengan kedalaman 10 kilometer.

Meski gempa tidak disertai peringatan tsunami, guncangan yang terjadi pada pukul 05.03 WIB yang disusul dengan gempa kecil sebanyak 12 kali, menyebabkan banyak korban jiwa yang meninggal, luka berat serta banyak bangunan yang ambruk. (Red)

Loading...
Komentar