Gadis 14 Tahun Diperkosa 14 Pemuda, #NyalanUntukYuyun Ramaikan Media Sosial

Gambar yang diunggah netizen di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap korban pemerkosaan dan pembunuhan, Yuyun (14 tahun)* Gambar yang diunggah netizen di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap korban pemerkosaan dan pembunuhan, Yuyun (14 tahun)*

Serang, progresnews.com -- Kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Yuyun (14 Tahun), siswi kelas II SMPN 5 Satu Atap Palak Ulak Tanding, Kecamatan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu,  yang terjadi pada Senin (4/4), yang dilakukan oleh 14 orang pemuda akhirnya mulai ramai di perbincangkan di jagat media sosial.

Dengan menggunakan tanda pagar (tagar) #NyalaUntukYuyun, netizen mengajak semua pihak untuk mendukung agar kasus ini bisa diselesaikan, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan tidak lagi terjadi.

"Disaat kita merayakan #hardiknas, ada anak usia 14 tahun yang dirampas masa depan dan hidupnya. Diperkosa 14 orang dan dibunuh!#NyalaUntukYuyun," tulis Luluk Hamidah dalam akun Twitter-nya.

Kartika Tjahja dalam akun twitternya juga memberikan dukungan atas kasus yang menimpa Yuyun, "#NyalaUntukYuyun. Nyalakan api solidaritasmu untuk Yuyun. Anak 14 tahun yang diperkosa 14 orang kemudian meninggal," tulis Kartika Jahja, mengajak semua pihak untuk mendukung aksi ini.

Sementara itu, di media sosial facebook, pemilik akun Dilla Mariam Amouzegar menuliskan, "Bila kamu merasakan perih yang kami rasakan, artinya kamu masih manusia yang masih punya nurani. Apa yang terjadi pada Yuyun bisa terjadi pada semua perempuan. Jangan biarkan berita ini tenggelam. Say it loud and clear: sexual violence must end right now! " tulis salah satu akun media sosial facebook.

Pihak kepolisian sendiri di bawah komando Kapolsek PUT Iptu. Eka Candra, tim Reskrim Polsek akhirnya berhasil meringkus 12 dari 14 tersangka pembunuh dan pemerkosa gadis Dusun 5 Desa Kasie Kasubun, Kecamatan PUT tersebut. 

Kedua tersangka merupakan kakak kelas korban yang duduk di bangkus kelas III SMPN 5 Satu Atap PUT. Sedangkan 10 tersangka lainnya, De (19), To (19), Da (17), Su (19), Bo (20), Fa (19), Za (23), Al (17), Su (18) dan Er (16). Mereka juga warga Dusun 4 Desa Kasie Kasubun, Kecamatan PUT yang bersebelahan dusun dengan korban. Namun 10 tersangka ini sudah putus sekolah dengan profesi bertani.

‘’Semua tersangka ini ikut memperkosa korban sebelum akhirnya mereka menghabisi nyawa korban. Termasuk dua pelaku lain yang masih buron, ikut andil dalam pemerkosaan dan pembunuhan terhadap korban. Identitas keduanya sudah kami kantongi,’’ tegas Kapolres Rejang Lebong (RL), AKBP. Dirmanto (10/4) lalu. (Haedi/Red)

Loading...
Komentar