Jean Batten, Penerbang Wanita Solo Pertama Di Dunia yang Masuk Google Doodle

Tampilan laman muka Google dalam memperingati Jean Batten melalui Doodle hari ini, 15 September 2016 Tampilan laman muka Google dalam memperingati Jean Batten melalui Doodle hari ini, 15 September 2016

Serang, progresnews.com – Jean Batten menjadi salah satu tokoh yang kelahirannya ikut dirayakan oleh Google melalui doodle, Kamis (15/9) hari ini. Seorang wanita sedang duduk disayap pesawat menjadi pilihan google untuk memberikan apresiasi kepada Batten. 

Jean Batten adalah seorang penerbang cantik asal Selandia Baru. Batten menjadi terkenal di dunia karena memecahkan rekor penerbang tunggal wanita pertama di dunia. Penerbanagan pertamanya dimulai dari Inggris ke Selandia Baru pada tahun 1936.

Jean Gardner Batten lahir 15 September 1909 di Rotorua, Selandia Baru. Lahir dari pasangan Frederick Batten, seorang ahli bedah gigi, dan Ellen Batten yang kemudian menjadi pendukung kuat di karir piloting Jean Batten.

Pada tahun 1913 keluarganya pindah ke Auckland. Meski berbakat didunia musik, namun Batten lebih memilih untuk menjadi seorang penerbang, setelah ia ikut dalam penerbangan pilot Asutralia Charles Kingsford Smith dengan pesawat Cross nya pada tahun 1929.

Setahun kemudian Batten Pindah ke Inggris dengan ibunya, dan mulai belajar terbang di London Aeroplane Club. Uniknya, Batten kerap memanfaatkan pria yang menyukainya untuk membiayai penerbangan yang dilakukannya.

Pada bulan Desember Batten  telah mendapatkan lisensi ‘A’ dan memecahkan rekor perempuan untuk penerbangan dari Inggris ke Australia.

Untuk mendanai lisensi pilot komersial nya dalammemecahkan rekor tersebut, Batten meminjam uang dari pilot muda asal Selandia Baru yang bekerja di Royal Air Force yang ingin menikahinya, Fred Truman. (Haedi/Red)

Loading...
Komentar