PROGRESNEWS
PreviousPauseNext

Jurnalis Dan Aktivis Lingkungan Jane Jacobs Muncul Di Google Doodle Hari Ini

Tampilan halaman muka mesin pencari Google (Doodle) yang memperingati kelahiran aktivis lingkungan dan Jurnalis Jane Jacobs, Rabu, 4 Mei 2016 (Google.com) Tampilan halaman muka mesin pencari Google (Doodle) yang memperingati kelahiran aktivis lingkungan dan Jurnalis Jane Jacobs, Rabu, 4 Mei 2016 (Google.com)

Serang, Progresnews.com -- Ada yang berbeda dari tampilan laman muka mesin pencari google hari ini, Rabu (4/5). Pada google doodle itu, terlihat sebuah gambar kartun perempuan mengenakan kacamata dikelilingi oleh gambar-gambar perkotaan.

Ilustrasi gambar doodle tersebut ternyata dikhususkan untuk seorang wanita, Jane Jacobs. Seorang Jurnalis sekaligus aktivis di bidang lingkungan hidup. Jane Jacobs lahir di Scranton, Pennsylvania, Amerika Serikat pada tanggal 4 Mei 1916.

Jane Jacobs dikenal sebagai seorang perempuan yang memperjuangkan lingkungan tempatnya di Greenwich Village yang hendak diubah oleh pengembang bernama Robert Moses.

Kejadian itu bermula sekitar tahun 1950-1960-an, saat itu pihak pengembang akan mengubah tata kota dari Greenwich Village untuk dijadikan jalan bebas hambatan atau jalan tol yang disebut Lower Manhattan Expressway (LOMEX), karena proyek ini juga mengakibatkan lingkungan New York University mengalami perluasan.

Jane Jacobs via centerforthelivingcity.org

Jane Jacobs via centerforthelivingcity.org

Akibatnya, proyek ini harus melahap banyak lahan, sedikitnya ada sekitar 132 Kepala Keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggalnya. Tak hanya itu, lebih dari 1000 usaha kecil juga harus berpindah tempat bisnis karena adanya proyek dari pengembang.

Hal ini lah yang membuat perempuan yang mengenyam pendidikan di Universitas Columbia tersebut geram. Hingga akhirnya Jane Jacobs membentuk Komite Bersama untuk menghentikan proyek LOMEX yang diberi nama Joint Committee to Stop the Lower Manhattan Expressway.

Tak sia-sia, upaya penulis buku ‘The Death and Life of Great American Cities’ yang masuk nominasi penghargaan buku nasional non-fiksi itu berhasil. Pada tahun 1958, pengeerjaan LOMEX dihentikan. Namun pihak pengembang kembali melawan, tahun 1962, 1965, dan 1968 pengerjaan LOMEX kembali dilanjutkan. Puncaknya pada tahun 1968, Jane Jacobs dipenjara atas tuduhan telah membuat hasutan kepada masyarakat yang termasuk dalam kejahatan kriminal.

Melalui buku karyanya tentang perkotaan di tahun 1961 berjudul ‘The Death and Life of Great American Cities’, perjuangan Jane Jacobs seorang jurnalis yang kemudian menjadi aktivis semakin dikenal luas. Setelah itu, ia pindah ke Kanada hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir di Toronto, Kanada, pada 25 April 2006. (Net/Haedi)

Komentar

Terpopuler