Larangan Ekspor Ayam Malaysia Bikin Singapura Sukar Makan Nasi Hainan

Kelangkaan ayam terjadi di Singapura usai penghentian ekspor oleh Malaysia per Rabu (1/6). Pasalnya, Singapura sangat bergantung kepada ekspor ayam dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Setiap bulan, Singapura mengimpor 3,6 juta ayam hidup dari Malaysia. Kelangkaan ayam ini membuat harga ayam meroket di pasaran. Kini, satu ayam dapat dibeli seharga US$3 atau sekitar Rp 43 ribu. Namun, dengan semakin berkurangnya ketersediaan ayam, harga dapat melonjak menjadi US$4 hingga US$5 per unggas.

“Pemasok sudah wanti-wanti mengenai kenaikan harga. Satu ayam sekarang sudah lebih mahal satu dolar, tapi dari mana saya bisa dapatkan untung lebih dari sana? Apakah pelanggan saya mau beli dengan harga segitu?” ungkap penjual ayam Mohammad Jalehar, mengutip CNN.

Penjual ayam di Singapura menyebut pelanggan saat ini juga mencoba mengatasi larangan ekspor dengan memborong ayam dalam jumlah besar. Hal tersebut malah membuat penjual semakin sulit mengisi kekosongan stok mereka.