Presiden AS Joe Biden pada hari Rabu meminta negara-negara anggota NATO untuk memperkuat basis industri mereka, mengingat Rusia sekarang berada dalam posisi perang sehubungan dengan produksi pertahanan.

Dua tahun lalu, Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) meluncurkan rencana untuk memodernisasi sistem pencegahan dan pertahanannya, kata Biden selama sesi kerja KTT NATO di sini.

“Hari ini, kita harus bertanya pada diri sendiri, apa yang harus dilakukan selanjutnya? Bagaimana kita bisa terus memperkuat perisai ini? Salah satu jawabannya adalah memperkuat basis industri kita,” katanya.

“Saat ini, Rusia berada dalam posisi siap perang dalam hal produksi pertahanan. Mereka secara signifikan meningkatkan produksi senjata, amunisi, dan kendaraan. Dan mereka melakukannya dengan bantuan China, Korea Utara, dan Iran.

Menurut pandangan saya, kita tidak boleh membiarkan aliansi tertinggal,” kata presiden.

“Saya sangat senang bahwa hari ini, semua anggota NATO berjanji untuk memperluas basis industri dan kapasitas industri kami, seperti komitmen pengeluaran pertahanan kami. Ini adalah langkah penting untuk menjaga keamanan kami,” kata Biden, seraya menambahkan bahwa untuk pertama kalinya, setiap negara NATO berjanji untuk mengembangkan rencana produksi pertahanan di dalam negeri.

“Artinya, sebagai aliansi, kita akan menjadi lebih inovatif dan kompetitif. Kita mampu memproduksi lebih banyak peralatan pertahanan yang penting dengan lebih cepat dan kita mungkin membutuhkannya,” katanya.

Sumber