Untuk mempromosikan lingkungan yang santai dan kreatif bagi anak-anak sekolah, Dr Senu Duggal, Wakil Komisaris, Fazilka, Punjab, meluncurkan program 'Hari Bebas Tas' di sekolah-sekolah dasar pemerintah di seluruh distrik pada hari Rabu.

Program ini diluncurkan di Sekolah Dasar Pemerintah, Ekta Colony, Abohar.

Berdasarkan program inovatif tersebut, Sabtu terakhir setiap bulan akan diperingati sebagai 'Hari Bebas Tas' bagi semua siswa sekolah dasar negeri di distrik tersebut. Pada hari tersebut, siswa juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan kreatif.

Perlu disebutkan bahwa hingga saat ini, Sabtu terakhir setiap bulan adalah hari sekolah biasa dari jam 8 pagi hingga 2 siang di musim panas dan dari jam 9 pagi hingga 3 sore di musim dingin.

“Dulu ada kegiatan belajar sesuai jadwal hingga waktu istirahat dan dari siang hingga pukul 2 siang, kami biasa menyelenggarakan Bal Sabha yang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler. Namun, sekarang wakil komisaris mengatakan kegiatan ekstrakurikuler akan dilaksanakan sepanjang hari. Ini adalah inisiatif yang unik,” kata Shiv Pal, pejabat pendidikan distrik (DEO), sayap sekolah dasar, distrik Fazilka.

Penawaran meriah

Duggal berkata, “Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang bebas stres, meningkatkan kreativitas dan keterampilan, serta memastikan perkembangan holistik anak-anak. Kegiatan-kegiatan, termasuk permainan kelompok, sesi kreatif, mendongeng, bermain peran, yoga, eksperimen sains, dan diskusi kelas akan dilakukan pada hari itu (Hari Bebas Tas).”

DEO menambahkan, “Tidak akan ada siswa yang menulis apa pun pada Hari Bebas Tas. Singkatnya, pada Sabtu terakhir setiap bulan, tidak akan ada hal yang terkait dengan silabus kelas. Kami berharap anak-anak akan menyukai perubahan ini.”

Duggal juga mengatakan, “Kami berkomitmen untuk mengupayakan pendekatan pendidikan holistik bagi anak-anak yang melampaui buku teks. Program 'Hari Bebas Tas Belanja' merupakan langkah maju menuju terciptanya lingkungan yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa kami.” Program ini akan menjadi anugerah bagi kesehatan mental dan fisik anak-anak, imbuhnya.

Fazilka memiliki 468 sekolah dasar yang mendidik sekitar 72.000 siswa.

Sumber