Penggemar dari Terbangkan saya ke bulan ingin tahu apakah rilis terbaru berdasarkan kisah nyata. Berlatar belakang Perlombaan Luar Angkasa tahun 1960-an, komedi romantis ini mengisahkan seorang Direktur NASA dan seorang spesialis humas yang dipertemukan untuk peluncuran Apollo 11. Saat mereka menjalankan peran mereka dalam mengelola reputasi NASA dan mengatur pendaratan di bulan, perasaan romantis berkembang di tengah misi tersebut.

Artikel ini menyelidiki apakah Fly Me to the Moon didasarkan pada kenyataan dan meneliti keaslian karakter Scarlett Johansson dan Channing Tatum dalam film tersebut.

Apakah Fly Me to the Moon kisah nyata atau fiksi?

Fly Me to the Moon adalah cerita fiksi, tetapi mengambil inspirasi dari teori konspirasi asli seputar misi bersejarah Apollo 11 milik NASA.

Pada kenyataannya, Apollo 11 adalah misi inovatif yang mengirim astronot Amerika ke permukaan bulan, dan meraih kesuksesan luar biasa pada tahun 1969. Namun, misi ini memicu teori konspirasi yang beredar luas yang menuduh NASA sebagai dalang di balik misi tersebut. Meskipun demikian, badan tersebut membantah teori-teori ini dan menganggapnya tidak benar.

Fly Me To The Moon menempatkan teori konspirasi viral ini di garis depan sambil mempertahankan narasi yang ringan dan ringkas. Dalam sebuah wawancara dengan Reporter Hollywoodsutradara Greg Berlanti membahas bagaimana ia memasukkan teori konspirasi asli ke dalam film. Ia mengakui pentingnya mengungkap kebenaran di akhir film.

Berlanti menyatakan, “Ketika Anda menonton film ini, tanpa mengungkap akhir ceritanya, Anda menyadari bahwa sebagian besar isinya adalah tentang mengapa kebenaran itu penting. Jadi, saya rasa saya baik-baik saja untuk membahas teori konspirasi OG, karena pada akhirnya, apa yang sebenarnya ingin kami katakan adalah mengapa kebenaran itu penting.”

Apakah karakter Scarlett Johansson dan Channing Tatum nyata?

Tidak, karakter Johannson dan Tatum tidak nyata. Akan tetapi, NASA memang mempekerjakan spesialis humas seperti karakter Johannson untuk meningkatkan visibilitas Apollo 11 di kalangan warga Amerika. Mereka bertujuan untuk mendapatkan dukungan publik bagi misi tersebut selama era Perang Dingin. Meskipun karakternya dalam Fly Me to the Moon bersifat fiksi, karakter tersebut mengambil inspirasi dari kejadian di dunia nyata.

Berlanti yakin Johannson dan Tatum adalah pemeran yang sempurna, mengingat pesona dan humor mereka. Ia menekankan bahwa pasangan mereka kontras dengan esensi film. “Kebaikan bawaan mereka, komedi bawaan mereka, drama, pesona mereka, membuat Anda ingin menonton mereka dan ingin menonton ceritanya,” katanya.

Sumber