Google Doodle Hari Ini: Google Doodle pada tanggal 11 Juli merayakan ulang tahun fisikawan dan guru asal Brasil, César Lattes, yang menemukan 'pion' atau 'pi meson'. Partikel subatomik ini memiliki massa 270 kali lebih besar daripada elektron.

Gambar animasi ini memberi penghormatan kepada sang peneliti, yang lahir pada hari ini, tahun 1924. Penemuan pion menambah pemahaman tentang gaya nuklir tingkat lanjut.

Berbicara tentang penemuan César Lattes, Google Doodle menyatakan, “Selamat ulang tahun César Lattes, terima kasih telah membuka jalan bagi fisika eksperimental di Amerika Latin dan di seluruh dunia!”

Kisah ini bermula ketika seorang peneliti membawa dua pelat fotografi ke puncak gunung. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan lebih banyak sinar kosmik.

Menurut raksasa teknologi itu, pelat yang dimodifikasi Lattes menunjukkan jejak dari partikel yang belum pernah diamati sebelumnya — pion. Pion, atau disebut juga meson pi, lebih kecil dari atom. Mereka terbentuk saat materi angkasa menabrak atmosfer Bumi.

Google Doodle menyatakan, “Lattes benar menduga bahwa menambahkan boron ke pelat fotografi akan memberinya gambar partikel yang terurai lebih jelas. Cara ini berhasil dengan sangat baik, ia dapat melihat setiap proton.”

Lattes tidak hanya mengungkap keberadaan meson pi, tetapi juga menemukan bahwa beberapa meson lebih berat daripada yang lain. Karya ini memenangkan Penghargaan Nobel dalam bidang Fisika untuk tim penelitinya. Tak lama kemudian, Lattes menjadi profesor fisika di Universitas São Paulo dan kemudian di Universitas Negeri Campinas.

Raksasa teknologi itu menambahkan dalam uraiannya bahwa Lattes mengkampanyekan lebih banyak pendanaan pemerintah untuk sains. Hal ini berujung pada pembentukan CBPF–Pusat Penelitian Fisika Brasil, tempat Lattes menjadi direktur ilmiah. Ia membimbing banyak mahasiswa yang mengerjakan tesis pascasarjana mereka dalam emulsi nuklir (deteksi partikel) dan geokronologi (penanggalan batuan) di Brasil, Amerika Serikat, dan Italia.

Lattes juga menerima banyak penghargaan atas kemajuannya dalam gaya nuklir dan fisika partikel, termasuk Penghargaan Einstein dari Akademi Ilmu Pengetahuan Brasil dan Order of Merit dari Brasil dan Italia. Ada puluhan sekolah, jalan, dan alun-alun kota, sesuai namanya, imbuh Google. Lattes belajar di Universitas São Paulo dan lulus pada tahun 1943 sebagai satu-satunya mahasiswa jurusan fisika di kelasnya. Di awal usia dua puluhan, ia mulai mempelajari sinar kosmik, atau partikel berenergi tinggi dari luar angkasa.

Sumber