Mihir Shah, terdakwa utama dalam kasus tabrak lari Worli, akan dihadirkan di pengadilan Sewri, di Mumbai pada 10 Juli. | Kredit Foto: ANI

Tersangka utama dalam kasus tabrak lari Worli, Mihir Shah telah mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan di dua tempat berbeda pada malam kejadian, kata sumber kepolisian Mumbai pada 11 Juli.

Menurut kepolisian Mumbai, “Selama penyelidikan, ditemukan bahwa tersangka yang ditangkap, Mihir Shah, mengonsumsi alkohol sebelum kejadian. Ia mengonsumsi alkohol di dua tempat berbeda pada malam kejadian.”

“Penyelidikan mengungkapkan bahwa setelah minum alkohol di Vice Global Tapas Bar yang terletak di daerah Juhu, terdakwa Mihir Shah minum alkohol di tempat lain antara Malad dan Borivali,” kata polisi.

“Interogasi terhadap Rajrishi Rajendra Singh Bidawat, tersangka pengemudi, juga mengungkap bahwa orang-orang ini datang mengunjungi Marine Drive sejak hari kejadian jatuh pada hari Minggu,” kata polisi.

Polisi juga mengatakan bahwa pengemudi yang dituduh Rajrishi Rajendra Singh telah membawa mobil dari Borivali ke Marine Drive, tetapi begitu mereka sampai di sana, Mihir Shah dengan paksa mengambil kunci mobil dari pengemudi untuk mengemudikan mobil di dekat Girgaon Chowpatty.

Sementara itu, pada hari sebelumnya kedua terdakwa dalam kasus tabrak lari Worli dilaporkan mengakui peran mereka dalam kejahatan tersebut dan berada dalam tahanan polisi Mumbai.

Menurut sumber kepolisian, tersangka utama, Mihir Shah dan sopirnya Rajrishi Bidawat, keduanya dihadang oleh polisi selama interogasi. “Kedua tersangka mengakui peran mereka dalam kejahatan tersebut dan polisi membuat reka ulang adegan dari malam kecelakaan. Dengan urutan yang mirip dengan malam kecelakaan sebenarnya, adegan tersebut dibuat ulang dari CJ House Worli ke Sea Link Worli,” kata polisi.

Sebelumnya pada hari Rabu, pengadilan Mumbai menahan Mihir Shah di tahanan polisi hingga 16 Juli. Mihir Shah ditangkap di Virar pada 9 Juli. Ia dibawa ke pengadilan Sewri di Mumbai pada 10 Juli. Mihir Shah melarikan diri setelah mobil yang diduga dikendarainya menabrak skuter di Jalan Dr. Annie Besant di Worli pada 7 Juli.

Sebanyak empat belas tim dibentuk oleh kepolisian Mumbai untuk menangkapnya. Polisi menangkap Rajrishi Singh Bidawat dan ayah Mihir, Rajesh Shah, atas dugaan keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.

Setelah kejadian tragis itu, suami wanita yang meninggal itu, Pradeep Nakhwa, mempertanyakan keterlambatan penangkapan terdakwa dan menuduh bahwa ia menyeret istrinya dari Ceejay House ke Sea Link Road. “Itu karena 'politik' dan terdakwa tidak akan ditangkap sampai sidang Vidhan Sabha berakhir,” kata Tn. Nakhwa. Ia juga menuduh bahwa keterlambatan penangkapan itu karena terdakwa adalah putra seorang pemimpin politik.

Menurut kepolisian Mumbai, korban berusia 45 tahun itu adalah warga Worli Koliwada. Suaminya mengendarai skuter saat dia membonceng. Sang suami juga mengalami luka-luka dalam insiden itu. “Pasangan itu sedang pulang setelah membeli ikan ketika skuter yang mereka tumpangi ditabrak oleh mobil mewah itu. Keduanya mengalami luka-luka, dan wanita itu meninggal saat dirawat,” tambah polisi. Polisi juga mengatakan bahwa mobil mewah itu milik seorang pemimpin partai politik yang bermarkas di Palghar, Maharashtra.

Peristiwa di Worli ini terjadi kurang dari dua bulan setelah kasus Pune di mana sebuah mobil mewah yang diduga dikendarai seorang pemuda berusia 17 tahun, yang diduga sedang dalam pengaruh alkohol, menabrak sebuah sepeda motor, yang mengakibatkan kematian dua orang insinyur perangkat lunak di daerah Kalyani Nagar, Pune, pada dini hari tanggal 19 Mei.

Kepala Menteri Maharashtra Eknath Shinde menyatakan “kekhawatirannya” atas “meningkatnya insiden tabrak lari” di negara bagian tersebut dan mengatakan bahwa ia telah memerintahkan polisi untuk mengambil tindakan tegas terhadap kasus-kasus seperti itu, seraya menambahkan bahwa “pihak yang bersalah tidak akan dibiarkan begitu saja.”

Shiv Sena juga mengeluarkan Rajesh Shah, ayah terdakwa, dari partai setelah penangkapannya.

Sumber