Kata Sandi Bocor: Sebuah file berisi sekitar 10 miliar (1.000 crores) kata sandi bocor melalui forum peretasan online, menurut laporan oleh Lampu lalu lintasKompilasi tersebut, yang mencakup pelanggaran kata sandi lama dan baru, diunggah secara daring pada tanggal 4 Juli dan merupakan kebocoran terbesar sejauh ini, tambah laporan tersebut.

Lampu lalu lintas Laporan tersebut mencatat risiko serangan credential stuffing yang dimungkinkan oleh kebocoran besar-besaran tersebut. Kekhawatiran ini serius karena sifat kebocoran tersebut memberi peretas satu file yang dapat dicari untuk menyaring data pengguna.

Risiko Meningkat

Penjebolan kredensial mengacu pada peretas yang menggunakan kata sandi pengguna yang telah dibobol untuk membobol beberapa akun yang terhubung dengan pengguna yang sama. Misalnya, kata sandi pengguna A untuk email mereka dapat digunakan untuk membobol rekening bank mereka. Berita dunia maya melaporkan bahwa serangan pencurian kredensial telah membahayakan pengguna di berbagai platform seperti AT&T, Santander Bank, Ticketmaster, dan 23andMe, serta berbagai bisnis lainnya.

Laporan tersebut juga merujuk pada laporan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Jurnal Lancet studi mencatat bahwa serangan siber jahat telah meningkat dua kali lipat secara global sejak 2020, dengan sektor keuangan (20.000 serangan siber sejak 2020) dan perawatan kesehatan menjadi sasaran utama dari upaya tersebut.

Sedikit Penghiburan

A Majalah Forbes Namun, laporan tersebut memberikan sedikit kelegaan bagi netizen yang khawatir — ukuran kebocoran yang sangat besar dapat membuat file tersebut tidak dapat digunakan. Seorang analis berkata, “Saya tahu ini mungkin terdengar lucu, tetapi apa gunanya 1,5 miliar kata sandi tambahan?”

Laporan itu juga mencatat bahwa sekadar membocorkan lebih banyak kata sandi tidak akan meningkatkan kemungkinan meningkatnya serangan siber — tetapi laporan itu menunjukkan “celah mencolok” dalam keamanan daring.

Sumber